NewsTicker

PBB: Faksi-Faksi Libya Setujui Gencatan Senjata Permanen

PBB, ARRAHMAHNEWS.COM – Perserikatan Bangsa Bangsa pada hari Jumat (23/10) mengumumkan bahwa faksi-faksi yang bertikai di Libya menyetujui gencatan senjata “permanen” setelah pembicaraan.

Kesepakatan itu muncul setelah lima hari negoisasi di Jenewa antara perwakilan Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang diakui PBB dan Tentara Nasional Libya (LNA) yang berbasis di timur.

“Pihak-pihak Libya telah mencapai kesepakatan gencatan senjata permanen di seluruh Libya,” kata Misi Dukungan PBB di Libya, menambahkan, “Pencapaian ini merupakan titik balik penting menuju perdamaian dan stabilitas di Libya.”

Baca: Sepupu Gaddafi Tuntut Kejahatan Hillary Clinton di Libya

Libya berada dalam kondisi kerusuhan sejak penggulingan mantan penguasa Muammar Gaddafi pada 2011. Sejak saat itu, berbagai aktor telah bersaing untuk mendapatkan kekuasaan di negara Afrika Utara itu, dengan banyak kekuatan asing mendukung pihak yang berlawanan.

Ibu kota negara, Tripoli, di bagian barat dikuasai oleh GNA, sementara di sebelah diperintah oleh kelompok LNA dengan komandan Khalifa Haftar sebagai pemimpinnya.

Haftar melancarkan serangan di Tripoli pada April 2019 dengan dukungan Rusia, UEA, dan Mesir. Tetapi dipukul mundur awal tahun ini setelah Turki turun tangan untuk mendukung GNA.

Baca: Tentara Libya Peringatkan Kapal-kapal yang Dekati Perairan Mereka

Penandatanganan perjanjian pada hari Jumat tadi, yang dilakukan setelah diskusi yang dipercepat seputar gencatan senjata dalam beberapa pekan terakhir, berlangsung sekitar 10 menit dan diikuti dengan tepuk tangan meriah.

“Kita sudah cukup menderita, cukup pertumpahan darah … kami berharap kami akan mengubah penderitaan di semua wilayah Libya, terutama di selatan,” kata Ali Abushahma, kepala delegasi GNA, sebagaimana dikutip Associated Press .

“Saya mengimbau semua orang Libya: Bersatulah.” (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: