NewsTicker

Sekjen PBB Puji Kesepakatan Gencatan Senjata Libya

Libya, ARRAHMAHNEWS.COM – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menggambarkan perjanjian gencatan senjata permanen antara pihak-pihak yang bertikai di Libya sebagai “langkah fundamental menuju perdamaian dan stabilitas” di negara Afrika Utara, yang telah menjadi tempat pertempuran mematikan.

Guterres membuat pernyataan itu pada hari Jumat setelah pihak-pihak Libya yang bertikai menyetujui gencatan senjata permanen di semua wilayah pada hari sebelumnya.

“Saya menghimbau semua pemangku kepentingan dan aktor regional untuk menghormati ketentuan perjanjian gencatan senjata dan memastikan pelaksanaannya tanpa penundaan,” kata ketua PBB itu.

Baca: PBB: Faksi-Faksi Libya Setujui Gencatan Senjata Permanen

Ia menekankan bahwa masih ada banyak kerja keras yang harus dilakukan, juga menyerukan implementasi penuh embargo senjata PBB di Libya.

Libya jatuh ke dalam kekacauan pada tahun 2011 ketika pemberontakan populer yang didukung oleh intervensi NATO menyebabkan penggulingan pemimpin lama Muammar Gaddafi.

Sejak 2014, dua kursi kekuasaan yang bersaing telah muncul di Libya, yaitu pemerintah Perdana Menteri Fayez al-Sarraj yang diakui secara internasional, dan kelompok lain yang berbasis di timur negara itu yang secara militer didukung oleh pemberontak di bawah komando orang kuat militer bernama Khalifa Haftar.

Baca: Sepupu Gaddafi Tuntut Kejahatan Hillary Clinton di Libya

Pemberontak, yang didukung oleh Uni Emirat Arab, Mesir, dan Yordania, melancarkan serangan mematikan untuk merebut ibu kota Tripoli, April lalu. Tetapi pasukan pemerintah menangkis serangan itu dan menguasai pemberontak di tempat lain di negara itu dengan bantuan dari Turki. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: