NewsTicker

Ayatullah Khamenei Desak Keputusan Tegas, Tindakan Kolektif Atasi COVID-19

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM – Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayed Ali Khamenei dalam pidatonya di Markas Besar Nasional Penanggulangan Virus Corona pada Hari Sabtu (24/10) memberi beberapa pedoman untuk mengatasi pandemi di Iran, menyerukan “keputusan pemerintah yang tegas” dan tindakan kolektif untuk mengatasi situasi tersebut.

Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, mengatakan bahwa Iran pada saat kritis saat ini membutuhkan “kerja sama, persatuan dan solidaritas” lebih dari sebelumnya.

“Di beberapa negara, seperti Amerika Serikat, manajemen terburuk telah diterapkan, tetapi kita harus mencoba menghadapi fenomena yang terkait dengan kehidupan dan kesehatan masyarakat serta keamanan dan ekonomi mereka dengan manajemen terbaik,” Kata Pemimpin Iran tersebut.

Prasyarat untuk manajemen yang tepat adalah “mengambil keputusan pemerintahan yang tegas”, “meyakinkan opini publik” dan “kerjasama semua lembaga serta kerja sama rakyat,” kata Ayatollah Khamenei.

Baca: Menkes Iran: Angka Kematian Coronavirus Turun Hingga 80 Persen

“Namun kerja sama ini tidak sebatas penanggulangan virus corona, melainkan harus ada di semua isu, terutama masalah politik, karena negara yang memiliki bangsa yang kuat, sistem baru, dan wacana baru tentu berhadapan dengan masalah besar di arena global dan domestik,” katanya.

Terlepas dari semua masalah ini, “pekerjaan besar sedang berlangsung di negara ini, dan dengan rahmat Tuhan, tidak ada insiden yang dapat menghentikan Republik Islam, tetapi hambatan ini, yang memperlambat momentum, harus dihilangkan secepat mungkin,” ujar sang Pemimpin Iran itu menambahkan.

Ayatollah Khamenei memuji Markas Besar Nasional untuk Mengelola dan Memerangi Virus Corona dan komite afiliasinya, menyebut kinerja tenaga medis dan kesehatan “sangat brilian” dan menyebut bahwa praktik mereka adalah “jihad di jalan Allah”.

Ia mengatakan perlu segera meluncurkan basis tindak lanjut dan komite yang berafiliasi untuk menerapkan keputusan Markas Besar Nasional untuk Mengelola dan Memerangi Virus Corona dan memantau pelaksanaannya.

Kementerian Kesehatan juga harus diberikan sentralitas dalam menentukan dan memetakan batasan terkait virus corona baru.

“Setelah Kementerian Kesehatan menentukan contoh pembatasan, organisasi lainnya harus mematuhinya, tanpa mempertimbangkan pertimbangan apa pun,” ungkapnya.

Ayatollah Khamenei mengatakan bahwa kontrol ketat atas pintu masuk negara, pembatasan lalu lintas antarkota yang tidak perlu bersama dengan persuasi publik dan penerapan aturan yang ketat dalam armada transportasi perkotaan dan lingkungan publik adalah contoh pembatasan dan tanggung jawab utama yang penerapan dan pengawasannya terletak pada Markas Besar Penanganan dan Penanggulangan Virus Corona Nasional dan penegak hukum.

Pemimpin Iran itu juga menyinggung kondisi kehidupan beberapa orang dan pekerjaan mereka yang semakin sulit dengan penerapan regulasi virus corona yang ketat.

“Dalam hal ini, pemerintah harus mempertimbangkan paket dukungan, sementara donor dan orang lain juga harus turun ke lapangan dan membantu orang-orang ini, karena ini adalah salah satu perbuatan terbaik dan cara terbaik untuk mendekat kepada Tuhan.”

Sebelum Ayatullah Khamenei berpidato, Presiden Hassan Rouhani memberi pengarahan mengenai langkah-langkah yang diambil oleh pemerintahannya untuk melawan virus corona dalam delapan bulan terakhir.

“Saat ini tidak ada cara untuk menangani virus ini selain dengan memperhatikan pedoman kesehatan dan pencegahan,” katanya. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: