NewsTicker

Serangan Drone AS Tewaskan 17 Teroris dan Warga Sipil di Suriah

Suriah, ARRAHMAHNEWS.COM – Serangan pesawat tak berawak AS dilaporkan telah menewaskan 17 militan dan warga sipil dekat perbatasan Turki, barat laut Suriah.

“Pasukan AS melakukan serangan terhadap sekelompok pemimpin senior al-Qaeda di Suriah (AQ-S) yang bertemu di dekat Idlib, Suriah,” kata juru bicara Komando Pusat AS (CENTCOM), Mayor Beth Riordan, seperti dikutip dalam sebuah Laporan AFP pada hari Sabtu.

“Pembunuhan para pemimpin AQ-S ini akan mengganggu kemampuan organisasi teroris untuk merencanakan lebih lanjut dan melakukan serangan global yang mengancam warga AS, mitra kami dan warga sipil tak berdosa,” Riordan mengklaim dalam sebuah pernyataan.

Baca:

Meskipun juru bicara CENTCOM tidak merinci jumlah korban yang tewas dalam serangan tersebut. Namun, kelompok yang berbasis di Inggris, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) mengatakan setidaknya lima warga sipil termasuk di antara mereka yang tewas.

Kelompok yang didukung Barat, yang diyakini memiliki hubungan dalam kelompok teroris Takfiri yang bertempur sejak 2011 untuk menggulingkan Presiden Bashar al-Assad, lebih lanjut menjelaskan bahwa serangan pesawat tak berawak tersebut menargetkan “pertemuan makan malam para Jihadis di desa Jakara di Salqin “yang menewaskan sedikitnya 17,” termasuk 11 pemimpin,” menurut laporan itu.

Istilah “jihadis” adalah istilah yang diciptakan oleh media Barat dan badan-badan pemerintah yang merujuk pada militan radikal yang terlibat dalam aksi teroris atas nama Islam, meskipun sebagian besar dari mereka sebenarnya telah direkrut secara langsung atau tidak langsung, dibiayai dan dipasok oleh negara-negara Barat dan sekutu Arab nya.

Desa itu terletak di wilayah besar terakhir Suriah yang dikuasai oleh kelompok teroris yang disponsori Barat dan Saudi di provinsi Idlib, yang didominasi oleh kelompok Hayat Tahrir al-Sham (HTS), dipimpin oleh mantan afiliasi al-Qaeda – Jabhat al-Nusra – dan sekutu terorisnya.

Namun, kelompok teroris lainnya, termasuk afiliasi saingan al-Qaeda, faksi Hurras al-Deen, juga hadir dan aktif di daerah tersebut.

Laporan tersebut lebih lanjut mengutip kepala SOHR Rami Abdel Rahman yang mengklaim bahwa lima teroris non-Suriah termasuk di antara mereka yang tewas dalam serangan pesawat tak berawak AS.

BacaKhabib Nurmagomedov Pensiun dari MMA Pasca Kemenangan di USF 524

“Mereka diundang makan malam di tenda di sebuah peternakan di Jakara,” imbuhnya.

“Itu adalah pertemuan para pemimpin yang menentang HTS dan yang menolak kesepakatan Rusia-Turki” yang menyebabkan gencatan senjata yang rapuh di Idlib, klaimnya dan menambahkan “Beberapa di antaranya dekat dengan Hurras al-Deen.” (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: