NewsTicker

Curhatan Trump: Sekutu Kami Lebih Buruk dari Musuh

Presiden AS Donald Trump

Amerika Serikat, ARRAHMAHNEWS.COM Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa negara-negara sekutu AS telah memperlakukan negeri Paman Sam itu lebih buruk daripada musuh. Sebuah klaim aneh di mana ia menuduh Jerman lebih memilih pendahulunya, Barack Obama.

Selama unjuk rasa di Tampa, Florida, Trump menyinggung calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden, dan mengatakan kepada para pendukungnya bahwa kebijakan Biden akan menempatkan AS dalam “Depresi”.

BACA JUGA:

“Ia ingin kalian menyerahkan negara kita kepada China, untuk semua ini kepada negara-negara yang telah mengambil keuntungan total dari kita,” kata Presiden Trump.

“Kalian tahu, dalam banyak hal, sekutu kita memperlakukan kita lebih buruk daripada musuh. [Dengan] musuh setidaknya kita selalu waspada. Sekutu kita, apa yang telah mereka lakukan terhadap kita dalam hal perlindungan militer dan perdagangan adalah memalukan, ujarnya.

“Dan ketika mereka keluar dan mereka mengatakan mereka lebih menyukai Barack Hussein Obama daripada mereka menyukai Trump, itu berarti saya melakukan pekerjaan saya,” kata Presiden AS itu yang disambut tepuk tangan.

Ia tak lupa juga mengambil kesempatan  ini untuk mengkritik Jerman.

“Sekarang Jerman juga mengatakannya tempo hari, dan saya memiliki akar Jerman juga, tetapi Jerman tempo hari mengatakan, mereka menyukai Barack Hussein Obama, dan mereka harus melakukannya karena Jerman menunggak pembayaran NATO, sangat menunggak.

BACA JUGA:

“Mereka ada di level menengah, dan mereka sangat kaya, mereka dapat melakukan apa pun yang mereka inginkan, bukannya mereka tidak punya uang. Dan saya memanggil mereka dan berkata jika kalian tidak membayar, saya akan mulai mengeluarkan pasukan kami (dari sana)”.

Trump berada di putaran terakhir kampanye pemilihan presiden, dan pada Hari Kamis (29/10) ia meminta bantuan dari politisi populis sayap kanan Nigel Farage.

Memperkenalkannya sebagai “salah satu orang paling berkuasa di Eropa”, Trump mengundang Nigel Farage ke atas panggung pada rapat umum kampanye yang diadakan di Goodyear, Arizona.

“Dia juga orang yang sangat tidak kontroversial, kan?” canda presiden disambut sorak-sorai hadirin. “Dia sangat pemalu,” tambah Trump, menunjuk ke arah pendiri Partai Brexit Inggris itu.

Farage menjawab: “Oh, saya sangat tidak kontroversial dan pemalu, jika dibandingkan dengan Anda”.

BACA JUGA:

Mengecam “media dan lembaga survei”, Farage membalas para penentang Trump yang katanya telah menghabiskan empat tahun mencoba untuk “mendelegasikan” presiden dengan “tipuan Rusia” dan skandal “pemakzulan palsu”.

“Kebanyakan manusia, di bawah serangan itu, akan menyerah,” kata mantan pemimpin Partai Kemerdekaan Inggris (UKIP) itu.

“Ini adalah satu-satunya orang paling tangguh dan paling berani yang pernah saya temui dalam hidup saya,” ujar Farage menunjuk ke arah Trump dengan sorak-sorai dari penonton.

Populis sayap kanan itu, yang baru-baru ini berkampanye menentang migrasi ke Inggris, mendorong hadirin untuk memberikan suara mereka kepada Trump, yang ia puji telah menyatukan “Israel dengan negara-negara Arab dengan cara yang tidak seorangpun pernah percaya itu mungkin”. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: