NewsTicker

2 Gadis Yazidi Dibebaskan Setelah 6 Tahun Jadi Budak Seks Teroris ISIS di Suriah

Baghdad, ARRAHMAHNEWS.COM – Direktur Kantor Penyelamatan Yazidi Irak, Hussein Qaidi, mengumumkan pembebasan dua gadis Yazidi yang diculik oleh ISIS di Suriah, hingga kini jumlah perempuan yang telah dibebaskan menjadi lebih dari seribu setelah 6 tahun menjadikan mereka sebagai budak seks.

Qaidi dalam pernyataan khusus kepada “Sputnik”, menjelaskan bahwa kedua gadis itu dibebaskan dari dalam kamp Al-Hol, yang terletak di pedesaan provinsi Al-Hasakah, timur laut Suriah, dan menekankan bahwa usia mereka berkisar antara 15-20 tahun.

Baca:

Dia juga menegaskan bahwa tim pencari Yazidi yang diculik di Suriah adalah orang-orang yang berhasil menemukan dan membebaskan kedua gadis itu.

Adapun jumlah korban terbaru dari jumlah Yazidi yang selamat dari cengkeraman teroris “ISIS”, Qaidi mengatakan hingga saat ini jumlahnya sudah mencapai 3542 orang, termasuk 1.204 perempuan dan 339 laki-laki, dan sisanya adalah anak-anak.

Direktur Kantor Penyelamatan Yazidi Irak menyatakan total orang-orang yang telah diculik oleh ISIS, adalah 6.417 orang pada awal Agustus 2014.

Patut dicatat bahwa pada 3 Agustus 2014 – organisasi teroris “ISIS” menyerbu distrik Sinjar, pinggiran kota Mosul, Irak utara. Teroris melakukan genosida dan kejahatan keji terhadap etnis Yazidi, dengan membunuh para orang tua, anak laki-laki dan perempuan, serta lanjut usia. Sementara gadis-gadis belia dijadikan budak seks dengan menggunakan berbagai jenis kekerasan dan penyiksaan untuk memperkosa mereka tanpa ampun, bahkan terhadap gadis yang masih berusia delapan, sembilan, tujuh dan enam tahun. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: