NewsTicker

Ayatollah Ali Khamanei: Siapapun Pemimpin AS, Kebijakan Iran Tidak Akan Berubah

Ayatollah Ali Khamanei: Siapapun Pemimpin AS, Kebijakan Iran Tidak Akan Berubah Ayatullah Ali Khamanei

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Ali Khamenei dalam pidatonya pada kesempatan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, menekankan bahwa tiran telah ada dari waktu ke waktu, dan saat ini Amerika Serikat adalah satu dari tiran.

Dalam pidatonya pada hari Selasa (3/11/2020), Pemimpin Revolusi Islam mengatakan bahwa pusat arogansi dan Zionisme yang mendominasi dunia saat ini adalah para pemimpin kafir (aimmatul kufr) sebagaimana disebutkan dalam Alquran, dan menambahkan “Ada tangan dan institusi yang tersembunyi di balik penerbiatan kartun yang menghina Nabi Muhammad SAW”.

BACA JUGA:

“Bukan hanya hasil dari kesalahan tunggal yang dilakukan oleh seorang seniman yang melakukan penyimpangan dan kecurangan. Itu menunjukkan bahwa ada pihak di balik kejadian ini. Karena seorang presiden tiba-tiba berdiri membela sebuah karya seni biasa dan pemerintah tertentu lainnya memberinya dukungan,” kata Ayatollah Ali Khamenei, dan menambahkan bahwa kebijakan tersebut menandakan niat yang terorganisir.

Terkait kemarahan umat Islam atas penerbitan kartun yang menghina Rasulullah (SAW), beliau menegaskan bahwa menghina Nabi (SAW) adalah lambang kejahiliyaan modern.

Ayatollah Khamenei menekankan bahwa peristiwa-peristiwa di dunia Islam dengan jelas menunjukkan pentingnya persatuan antara umat Islam. Sementara normalisasi dengan Zionis Israel adalah kejahatan, dan itu akibat dari kurangnya persatuan antar dunia Islam.

“Pemerintah yang menciptakan “ISIS” adalah yang pertama mengakui hal ini, dan pemerintahan yang menggantikannya juga mengakui hal tersebut,” tegas Pemimpin Revolusi dan menambahkan, “Pemuda Irak mencegah pengaruh Amerika di negara mereka, karena ketidakstabilan adalah produk dari kehadiran pasukan AS di mana pun mereka berada”.

BACA JUGA:

Ayatollah Khamenei menekankan bahwa orang-orang Amerika mengeluarkan keputusan anti-Republik Islam Iran dimulai sejak kemenangan revolusi, menghasut dan mendukung teroris untuk melawan kami, dan menegaskan bahwa kebijakan Republik Islam Iran jelas dan tidak akan berubah dengan bergantinya pemimpin Amerika.

Dia menilai bahwa permusuhan AS terhadap Iran disebabkan oleh ketidakpatuhan Iran terhadap kebijakan AS di kawasan, terutama terhadap Palestina, dan mengatakan “Kebijakan Iran terhadap Amerika tidak akan berubah terlepas dari siapa yang memenangkan pemilu AS”.

Ayatollah Khamenei juga menyinggung tentang krisis antara Azerbaijan dan Armenia, dengan menekankan “Perang harus berakhir di Karabakh dan daerah-daerah yang diduduki harus dikembalikan ke Azerbaijan.” (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: