NewsTicker

Buru Pelaku Penembakan Wina, Polisi Austria Blokade Pusat Kota

Buru Pelaku Penembakan Wina, Polisi Austria Blokade Pusat Kota Polisi Anti-Terorisme

Austria, ARRAHMAHNEWS.COMPihak berwenang Austria mengatakan bahwa sekolah-sekolah di Wina akan ditutup sementara mulai Hari ini, Selasa (03/11), dimana polisi memburu tersangka pelaku penembakan yang menewaskan dua warga dan melukai beberapa lainnya.

Penduduk telah diberitahu untuk menjauh dari pusat kota dan menghindari transportasi umum.

BACA JUGA:

Salah satu penembak dibunuh oleh polisi tetapi setidaknya satu penembak lainnya sampai saat ini berhasil mengelak. Tentara telah dipanggil untuk mengamankan kota sementara polisi mencari tersangka, kata Kanselir Sebastian Kurz. Ia menyebut pembunuhan itu sebagai “serangan teroris yang menjijikkan”.

“Setelah mendengar tembakan, kami melihat ke bawah (dari) jendela dan melihat orang-orang bersenjata menembaki tamu dari berbagai bar dan pub,” kata saksi mata Rabbi Schlomo Hofmeister kepada radio LBC London. “Orang-orang bersenjata itu berlarian dan menembakkan sedikitnya 100 peluru atau bahkan lebih di depan gedung kami”, katanya.

Satu orang tewas di rumah sakit pada Selasa pagi, satu lagi tewas seketika pada Hari Senin dan sedikitnya 15 lainnya luka-luka ketika sejumlah penembak yang tidak diketahui melepaskan tembakan ke restoran dan kafe dekat pusat sinagog sebelum lockdown untuk pandemi kembali diberlakukan pada Hari Senin.

Kurz mengatakan beberapa penyerang masih berkeliaran dan dilengkapi dengan senjata berkekuatan tinggi.

BACA JUGA:

“Kami telah mendatangkan beberapa unit pasukan khusus yang sekarang sedang mencari terduga teroris. Oleh karena itu, saya tidak membatasi hanya di wilayah Wina karena mereka adalah pelaku yang aktif,” kata Menteri Dalam Negeri Karl Nehammer sebagaimana dikutip Reuters.

Video yang tidak diverifikasi di media sosial menunjukkan orang-orang bersenjata itu berjalan melalui jalan-jalan dan menembaki orang-orang secara acak, melukai beberapa orang.

Pihak berwenang sedang menyelidiki motif tersebut tetapi Kurz mengatakan bahwa kemungkinan itu adalah serangan anti-Semit tidak dapat dikesampingkan. Oskar Deutsch, direktur Komunitas Yahudi Wina, mengatakan tidak jelas apakah sinagog itu menjadi sasaran serangan atau tidak. Tempat ibadah Yahudi itu ditutup saat kejadian. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: