NewsTicker

Pasukan Populer Irak Ingatkan ‘Perang Lebih Keras’ Menanti Jika AS Tolak Tarik Pasukan

Irak, ARRAHMAHNEWS.COM – Kelompok anti-teror Kata’ib Hezbollah Irak, sebuah faksi dari Unit Mobilisasi Populer (PMU) atau yang lebih dikenal dengan sebutan Hashd al-Sha’abi, kembali memperingatkan bahwa konfrontasi yang “lebih keras dan lebih kuat” menunggu pasukan AS jika mereka melanggar jadwal yang ditetapkan untuk penarikan pasukan dari negara Arab.

Juru bicara Kata’ib Hezbollah Muhammad Mohi menekankan pada hari Kamis bahwa gencatan senjata bersyarat dengan tentara asing di Irak harus ditanggapi dengan serius karena batasan dan kondisi yang ditetapkan oleh perlawanan akan diikuti oleh konfrontasi.

Ia juga merujuk pada pernyataan Komisi Koordinasi Perlawanan Irak, yang memperingatkan bahwa perlawanan tahap selanjutnya akan segera terjadi.

Baca:

“Tahap ini mungkin lebih tangguh dan lebih kuat dengan menampilkan jenis senjata baru,” jelas Mohi.

Amerika mungkin tidak dapat menilai kemampuan kelompok perlawanan Irak, tetapi mereka harus tahu bahwa faksi-faksi tersebut memiliki potensi menggagalkan skema mereka, tambahnya.

Juru bicara Kata’ib Hezbollah lebih lanjut mendesak pemerintah Irak untuk menjaga kedaulatan negara dan mengontrol tanah dan langitnya, jika tidak maka akan dituduh bekerja sama dan berkolusi dengan Amerika.

Sentimen anti-AS telah meningkat di Irak setelah pembunuhan Jenderal Iran pada 3 Januari lalu. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: