NewsTicker

Idap Parkinson, Putin akan Mundur Januari Mendatang

Idap Parkinson, Putin akan Mundur Januari Mendatang Putin

Rusia, ARRAHMAHNEWS.COM Presiden Vladimir Putin, yang telah “memerintah” Rusia selama 20 tahun terakhir, diperkirakan akan mundur dari jabatannya awal tahun depan. Sumber mengklaim bahwa pacarnya, pesenam Alina Kabiva, dan kedua putrinya mendesaknya untuk mengundurkan diri ditengah perjuangannya memerangi penyakit Parkinson. Spekulasi tentang penyakit Putin ini semakin meningkat setelah foto-foto terbaru.

“Putin memiliki keluarga dan memiliki pengaruh yang dalam terhadap presiden Rusia itu. Putin bisa saja menyerahkan kekuasaan kepada orang lain pada bulan Januari,” ujar Ilmuwan politik Moskow, Valeri Solovey, kepada surat kabar Inggris The Sun, menjelaskan bahwa pacar presiden Rusia dan kedua putrinya mendesak Putin untuk mengundurkan diri. Ia juga menunjukkan bahwa dalam foto terbaru tanda-tanda penyakitnya semakin terlihat.

BACA JUGA:

Putin mendapat pembebasan seumur hidup dari tuntutan pidana

Baru-baru ini, Putin terlihat terus-menerus menggerakkan kakinya ke sana kemari dan menurut para ahli di The Sun, presiden Rusia itu kesakitan. Sementara itu, terlihat Putin mengambil sesuatu dengan satu tangannya dan para ahli mengatakan itu adalah obat-obatan. Spekulasi pengunduran diri Putin semakin meningkat ketika anggota parlemen Rusia memikirkan RUU di mana mereka akan dibebaskan seumur hidup dari tindakan kriminal.

RUU baru ini diperkenalkan sendiri oleh Putin dan yang akan membuatnya tetap bebas dari tindakan hukum selama masih hidup dan akan terus mendapatkan semua fasilitas negara. Menurut saluran resmi Rusia RT, RUU ini adalah tanda transfer kekuasaan di Rusia.

BACA JUGA:

Ini bukan pertama kalinya orang mengira Putin mengidap penyakit Parkinson. Solovey mengatakan bahwa PM baru akan segera ditunjuk dan akan membentuk pemerintahan di bawah bimbingan Putin. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: