NewsTicker

Reaksi Nasib Pemilu AS, Dolar jatuh di pasar Iran

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM – Dolar Amerika turun sekitar seperlima terhadap real Iran karena orang-orang berbondong-bondong menuju ke pasar untuk menjual tabungan mata uang mereka di tengah kekhawatiran bahwa pergantian pemerintah dalam pemilihan umum Amerika Serikat dapat memperkuat real.

Sebuah laporan oleh IRIB News pada hari Kamis (05/11) mengatakan bahwa dolar diperdagangkan hampir 18 persen lebih rendah dibandingkan dengan awal pekan ini untuk dijual 240.000 terhadap real.

Laporan itu mengatakan paniknya penjualan dilakukan karena orang-orang khawatir dolar akan semakin jatuh pada hari Sabtu.

Baca: Rusia: Ketidakpastian Pemilu AS Dapat Berdampak Negatif pada Urusan Global

“Banyak orang telah menjual mata uang mereka sejak kemarin malam karena takut akan harganya yang makin jatuh,” kata laporan itu sambil mengutip harga dari layanan pertukaran mata uang resmi yang dijalankan oleh Bank Sentral Iran.

Namun, situs web pemantauan harga mata uang dan tren media sosial menunjukkan bahwa dolar telah ditutup pada 274.000 terhadap real pada hari Kamis.

Jatuhnya dolar di Iran terjadi di tengah semakin banyak bukti bahwa Presiden AS yang sedang menjabat Donald Trump, yang telah menekan Iran secara ekonomi selama tiga tahun terakhir, bernasib buruk melawan saingannya Joe Biden dalam pemilihan presiden 3 November di AS.

Dolar turun 7% di pasar Iran karena suara AS tampak besar

Baca: Biden Umumkan Yakin Menangi Pemilu AS

Spekulan pasar mengatakan bahwa rial akan pulih dari posisi terendah yang terlihat dalam beberapa bulan terakhir jika Biden mengembalikan pemerintah AS ke perjanjian internasional 2015 tentang program nuklir Iran dan mencabut sanksi yang diberlakukan oleh Trump sejak 2018.

Laporan IRIB mengatakan bahwa jatuhnya dolar juga telah menyebabkan jatuhnya harga emas di Iran meskipun ada lonjakan harga emas internasional dalam beberapa hari terakhir.

Sebuah koin emas batangan yang dikenal sebagai Bahar Azadi turun menjadi 128 juta real pada hari Kamis, turun hampir 19 persen terhadap hari perdagangan sebelumnya. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: