NewsTicker

Trump Kalah, Ramalan Sekjen Hizbullah Jitu

Trump Kalah, Ramalan Sekjen Hizbullah Jitu Foto Hassan Nasrullah dan Trump

Iran, ARRAHAHNEWS.COM Rekaman video khotbah Sekjen Hizbullah, Sayed Hassan Nasrallah, yang meramalkan kekalahan Donald Trump dari persaingan untuk kembali menjabat di Gedung Putih pada pemilu 2020, kembali viral setelah calon Presiden dari Partai Republik itu benar-benar kalah dari lawannya Joe Biden pada pemilu 3 November lalu.

Dalam pidatonya pada bulan Januari, Sekretaris Jenderal gerakan perlawanan Hizbullah Lebanon, Sayed Hassan Nasrallah, mengecam pembunuhan Letnan Jenderal Qassem Soleimani oleh AS dan mengatakan Presiden AS Donald Trump akan segera menyadari bahwa dengan membuat kesalahan seperti itu, ia telah kehilangan kawasan dan juga akan kalah pemilu.

BACA JUGA:

“Ketika peti mati tentara dan perwira Amerika mulai diangkut … ke Amerika Serikat, Trump dan pemerintahannya akan menyadari bahwa mereka telah benar-benar kehilangan kawasan dan akan kalah dalam pemilihan umum,” kata Nasrallah dalam pidato yang disiarkan langsung dari televisi di ibu kota Lebanon, Beirut kala itu.

“Ketika AS meninggalkan kawasan, Zionis akan berkemas dan pergi. Kami bahkan mungkin tidak harus berperang melawan Israel, ”katanya.

Video Khotbah Sekjen Hizbullah tentang kekalahan Trump ini juga diunggah Ketua Parlemen Iran, Muhammad Baqer Qalibaf, ditambah dengan kutipan ayat-ayat Al-Qur’an yang menceritakan tentang kesombongan Fir’aun, merujuk pada Trump.

Dalam sebuah posting di akun Twitter-nya dengan tagar #USDecline, Qalibaf menyamakan Trump dengan firaun, mengutip ayat 21-26 dari Surat ke-79 Alquran:

BACA JUGA:

“22.Tetapi dia (Fir‘aun) mendustakan dan mendurhakai. 22. Kemudian dia berpaling seraya berusaha menantang (Musa) 23. Kemudian dia mengumpulkan (pembesar-pembesarnya) lalu berseru (memanggil kaumnya). 24. (Seraya) berkata, “Akulah tuhanmu yang paling tinggi.” 25. Maka Allah menghukumnya dengan azab di akhirat dan siksaan di dunia. 26. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang yang takut (kepada Allah),” demikian kutipan dalam postingan Qalibaf.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) Iran Ali Shamkhani mengatakan berakhirnya kepresidenan Trump adalah “keputusan sejarah yang sudah ditetapkan”. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: