NewsTicker

PM Armenia: Kalo Saya Tak Hentikan Perang, 20.000 Tentara akan Tertangkap

PM Armenia: Kalo Saya Tak Hentikan Perang, 20.000 Tentara akan Tertangkap Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan

Armenia, ARRAHMAHNEWS.COM Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan, mengatakan pada hari Kamis (12/11) bahwa ia terpaksa menandatangani perjanjian penghentian perang di Karabakh karena ingin menyelamatkan tentara negara itu dari penahanan.

“Seandainya saya tidak menandatangani perjanjian untuk menghentikan permusuhan di Karabakh, lebih dari 20.000 tentara Armenia akan ditangkap,” kata Pashinyan dalam sebuah surat yang ditujukan kepada warganya.

BACA JUGA:

“Dokumen yang ditandatangani mengenai Karabakh tidak berarti solusi akhir untuk masalah ini.. Dalam situasi saat ini, menerima syarat yang diberikan adalah satu-satunya cara untuk menghindari hilangnya seluruh Artsakh (nama Armenia untuk Karabakh) dan ribuan kematian manusia,” tambahnya.

“Saya mengambil keputusan ini setelah tentara (Armenia) sendiri, pada kenyataanya, bersikeras untuk mengambil keputusan seperti itu … bayangkan situasi ketika tentara menyuruh anda berhenti,” lanjutnya menjelaskan.

BACA JUGA:

Pada 10 November, Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan, Presiden Rusia Vladimir Putin, dan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev menandatangani pernyataan bersama mengenai penghentian penuh permusuhan di Karabakh dan penempatan pasukan penjaga perdamaian Rusia di jalur kontak antara pihak Armenia dan Azerbaijan untuk memantau komitmen kedua pihak dalam perjanjian tersebut.

Pihak oposisi di Armenia, yang terus melakukan protes di dekat gedung parlemen di pusat Yerevan, memberi waktu kepada Perdana Menteri Nikol Pashinyan sampai tengah malam pada hari Rabu (11/11) untuk mengumumkan pengunduran dirinya; namun, tidak ada yang terjadi meski tenggat waktu telah berlalu. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: