NewsTicker

AS Paksa Korsel dan Jepang Musuhi China

AS Paksa Korsel dan Jepang Musuhi China Marc Knapper

China, ARRAHMAHNEWS.COM Pemerintah Amerika Serikat menekan Jepang dan Korea Selatan (Korsel) untuk berbicara menentang China atas kebijakan regionalnya, meskipun kedua negara itu memiliki hubungan perdagangan erat dengan Beijing.

Marc Knapper, anggota Senior Layanan Luar Negeri Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, mengatakan pada Jumat (13/11) bahwa Washington memahami Tokyo dan Seoul memiliki “Hubungan yang sangat kompleks dan bernuansa” dengan China, tetapi menekankan perlunya memaksa Beijing bertanggung-jawab.

BACA JUGA:

“Terlepas dari fakta bahwa ada hubungan perdagangan yang sangat penting dan lainnya.. kita semua harus mampu berdiri dan berbicara ketika kita melihat perilaku buruk dari China”, kata Knapper dalam acara online yang diselenggarakan oleh lembaga pemikir Brookings Institution di Washington DC.

“Kami berkeinginan dan berharap bahwa Korea dan Jepang dan lainnya akan berdiri dan berbicara atas nama hal-hal ini”, Ujar diplomat senior AS itu mengatasnamakan masalah demokrasi dan kebebasan berbicara.

Knapper juga menekankan pentingnya Korea Selatan, Jepang, Taiwan dan negara-negara Asia Tenggara lain untuk bekerja sama dengan Amerika Serikat dan satu sama lain untuk memastikan data warganya dilindungi dari China, yang telah dituduh oleh Washington melakukan pencurian intelijen.

BACA JUGA:

Tokyo dan Seoul akan bergabung dengan 13 negara ekonomi Asia Pasifik lainnya akhir pekan ini untuk  menandatangani Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) yang dukungan China, yang mungkin akan menjadi perjanjian perdagangan bebas terbesar di dunia.

RCEP telah membuat marah AS, yang hubungannya dengan China mencapai level terendah dalam beberapa dekade di bawah Presiden Donald Trump.

Washington dan Beijing berselisih tentang sejumlah masalah, termasuk perdagangan, Hongkong, Taiwan, asal-usul dan penanganan pandemi Covid-19, dan sengketa Laut China Selatan. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: