NewsTicker

Komentator: Biden akan Kejar Saudi di Masa Awal Jabatan

Komentator: Biden akan Kejar Saudi di Masa Awal Jabatan Joe Biden

Amerika Serikat, ARRAHMAHNEWS.COM Komentator dari Veterans Today mengatakan bahwa Joe Biden tidak akan benar-benar terikat dengan janji-janji pemilu yang ia buat, namun bagaimanapun juga dimasa awal jabatan kemungkinan besar ia akan menyeret Arab Saudi sebagaimana janji kampanyenya.

Jim W Dean menyebut dalam pernyataannya kepada Press Tv pada Hari Minggu (15/11), bahwa di sisi lain, Biden telah mempromosikan pembelaan HAM untuk para pembangkang politik dalam kampanyenya, dan tampaknya dengan rencananya untuk melakukan banyak perubahan sejak hari pertama pemerintahannya, Arab Saudi akan berada di daftar teratasnya, terutama perang Yaman yang bodoh.

BACA JUGA:

Tetapi apa yang dapat ia lakukan dari kursi jabatannya dan apakah ia bisa membuat Kongres mengikutinya adalah dua hal yang berbeda.

Israel tidak akan senang dengan idenya untuk bergabung kembali dengan JCPOA, tetapi jika ia menetapkan persyaratan untuk Iran, ia tidak akan benar-benar bergabung kembali, ini hanya taktik serupa yang dilakukan Trump dalam menegosiasikan ulang kesepakatan. Ia akan membuktikan sendiri tuduhan bahwa ia adalah Trump versi Demokrat dalam masalah ini.

Adapun bagi Palestina, masalah itu akan dimainkan dengan Jared Kushner tidak lagi mendorong kesepakatan Trump. Biden tidak menyukai Bibi (Netanyahu) dan mungkin didepan umum Biden tidak akan memanjakan Bibi seperti yang dilakukan Trump. Apakah posisi ini akan bertahan, dan perubahan nyata dibuat untuk menyelesaikan masalah Tepi Barat, masih belum jelas. Berbicara tentang perubahan itu mudah. Sulit untuk menyelesaikannya.

BACA JUGA:

Lobi Israel mungkin tidak langsung menyerang Biden, menunggu untuk melihat apa yang ia ‘lakukan’ versus apa yang ia katakan. Biden tahu ia akan menciptakan apa yang akan menjadi warisannya, karena ia mungkin hanya akan menjadi presiden satu periode dengan alasan usia. Ia ingin menambahkan beberapa pencapaian besar ke dalam rekornya. Tapi sepertinya ia akan memiliki Senat yang mayoritasnya adalah Republik, kecuali keajaiban terjadi dengan kemenangan kedua kursi Senat Georgia.

Apa pun yang dilakukan Biden atas nama perintah eksekutif dapat dibatalkan oleh kemenangan Partai Republik pada tahun 2024. Dan jangan mengesampingkan pencalonan diri lagi Trump jika ia berhasil bertahan dari masalah hukum dan skandalnya. Istrinya dikabarkan ingin bercerai setelah pemilihan, dan sudah membicarakan tentang perjanjian untuk putra mereka. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: