NewsTicker

Muannas Alaidid: Maheer Lebih Parah dari Sugi Nur, Harus Ditangkap

Muannas Alaidid: Maheer Lebih Parah dari Sugi Nur, Harus Ditangkap Maheer Dipolisikan

Jakarta, ARRAHMAHNEWS.COM Habib Lutfi bin Yahya melalui kuasa hukumnya Muannas Alaidid pada tanggal 16 November 2020 telah resmi melaporkan Maaher At-Thuwalibi ke Bareskrim Polri.

Maher ini juga bukan kali pertama sudah banyak dugaan menghina para kyai NU lainnya dalam setiap konten yang dibuatnya di media sosial, mulai menghina Gusdur, kyai Said, kyai Ma’ruf bahkan polisi pernah disebutnya sebagai monyet berseragam coklat, lebih parah dari Sugik Nur dia ini, Sugik Nur saja ditangkap kok bisa dia masih bebas saja. maka kali ini kalo tidak segera diambil langkah hukum dia pasti merasa dirinya benar.

BACA JUGA:

Sebagaimana laporan polisi bernomor: LP/B/0649/XI/2020/BARESKRIM Tertanggal 16 November 2020 atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik melalui media eletronik dan atau hate speech sebagaimana Pasal 27 ayat 3 Jo Pasal 45 ayat 3 UU No. 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008 dan atau Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 UU No. 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi eletronik.

Muannas Alaidid menilai Maaher diduga sempat mengunggah foto Habib Luthfi saat menggunakan sorban di akun Twitter miliknya @ustadzmaaher_ pada Agustus lalu. Dalam unggahan yang telah dihapus itu, Maaher berkicau, ”Iya tambah cantik pakai jilbab. Kayak kyai nya banser ini ya”.

BACA JUGA:

Menurutnya meski itu katanya si Maaher membalas cuitan orang yang lebih dahulu bilang ‘pakai jilbab cantik’ itu ke padanya. tapi gak pas dia hubungkan ke habib Lutfi, lalu kenapa di bawa-bawa dengan harus menghina dan melecehkan orang lain, ini ulama besar loh dimuliakan dan dihormati.

Bahwa atas unggahannya itu habib Lutfi dan keluarga merasa dirugikan karena konten yang dibuat terus beredar sampai sekarang di media sosial, sebagai kyai yang dimuliakan banyak pihak tidak terima terlebih Nahdiyin utamanya banser ikut disebut dalam cuitan itu, menurut Muannas.

BACA JUGA:

Maher ini juga bukan kali pertama sudah banyak dugaan menghina para kyai NU lainnya dalam setiap konten yang dibuatnya di media sosial, mulai menghina Gusdur, kyai Said, kyai Ma’ruf bahkan polisi pernah disebutnya sebagai monyet berseragam coklat, lebih parah dari Sugik Nur dia ini, Sugik Nur saja ditangkap kok bisa dia masih bebas saja. maka kali ini kalo tidak segera diambil langkah hukum dia pasti merasa dirinya benar.

Dalam laporannya muannas menyerahkan barang bukti berupa 1 (satu) Unit USB berisi link URL & screenshot atas nama Pelapor Husein Shahab ia juga berharap polri segera menindaklanjuti dugaan penghinaan dan kebencian yang dilakukan oleh Maher At-Thuwalibi. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: