NewsTicker

Walid Al-Muallem, Diplomat Pembela Suriah Hingga Nafas Terakhir

Walid Al-Muallem, Diplomat Pembela Suriah Hingga Nafas Terakhir Ambulan yang membawa jenazah Waled Al-Muallem

Suriah, ARRAHMAHNEWS.COM Damaskus berduka pada hari Senin (16/11) mengucapkan selamat tinggal kepada diplomat yang dihormati, Wakil Perdana Menteri, Menteri Luar Negeri dan Ekspatriat Walid al-Muallem, yang telah mengukir sejarah kerja politik dan patriotik dalam membela rakyat Suriah.

Selama beberapa hari terakhir, Muallem sosok yang bersikeras untuk berpartisipasi dalam konferensi internasional tentang kembalinya Pengungsi Suriah, dan menyerukan kepada pengungsi Suriah untuk kembali ke tanah air mereka.

BACA JUGA:

Pada bulan Oktober, ia menyampaikan pesan melalui Utusan Khusus PBB untuk Suriah, Geir Pedersen, yang mengkritik peran barat yang menghalangi kembalinya pengungsi Suriah ke tanah air mereka dan mempolitisasi masalah pengungsi untuk mencapai agenda politik.

 

Sikap Muallem mendorong Uni Eropa untuk menjatuhkan sanksi kepadanya sejak 2011, kemudian sanksi AS sebagai akibat dari terungkapnya peran barat dalam mendukung terorisme terhadap Suriah karena Moallem menolak membungkuk dalam mengkritik kebijakan barat, dan menggambarkan pejabat Barat sebagai “paduan suara para pembohong”.

BACA JUGA:

Saat menyampaikan pidato di sesi ke-75 Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, Muallem mengatakan bahwa “Caesar Act” telah menargetkan masyarakat Suriah dalam mata pencaharian dan kehidupan sehari-hari mereka.

Kepresidenan, Kabinet dan Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat berduka atas kematian Wakil Perdana Menteri, Menteri Luar Negeri dan Ekspatriat Walid al-Muallem yang meninggal pada Senin dini hari. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: