NewsTicker

Warga Palestina Demo Tolak Kunjungan Pompeo

Israel, ARRAHMAHNEWS.COM – Ratusan warga Palestina di kota al-Bireh, wilayah pendudukan Tepi Barat berdemonstrasi di depan pemukiman ilegal Israel di Psagot untuk memprotes rencana kunjungan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo.

Tur Pompeo itu akan menandai pertama kalinya seorang diplomat top Amerika mengunjungi pemukiman Israel. Pemilik tanah tempat pemukiman Pesogot didirikan mengatakan kebijakan pemerintah Amerika akan terus mendukung pendudukan.

Kunjungan Pompeo dilakukan dua bulan sebelum pelantikan pemerintahan AS berikutnya. Pengamat di sini mengatakan bahwa Israel berusaha untuk memberlakukan lebih banyak pembatasan di Tepi Barat dengan bantuan pemerintahan Trump.

Baca: Rusak Demokrasi, Pompeo Tolak Hasil Pemilu AS

Kepemimpinan Palestina mengecam kunjungan Pompeo tersebut, mengatakannya sebagai cara untuk melegalkan permukiman. Warga Palestina mengatakan bahwa kunjungan kali ini secara khusus menetapkan preseden berbahaya yang melanggar hukum internasional.

Kelompok anti permukiman mengungkapkan bahwa selama masa jabatan Trump, Israel telah menyetujui ribuan unit permukiman baru, termasuk di daerah yang sangat diperebutkan, dan tahun 2020 menandai salah satu tahun paling produktif untuk pembangunan permukiman ilegal Israel.

Baca: Pompeo Desak Saudi Susul Bahrain-UEA Normalisasi dengan Israel

Trump telah memberikan dukungan yang belum pernah terjadi sebelumnya kepada Israel dengan mengakui Yerusalem al-quds sebagai ibu kota Israel. Pemerintahannya juga mengakui aneksasi Israel atas Dataran Tinggi Golan, yang direbut dari Suriah dalam perang 1967, di mana Pompeo juga nanti akan berkunjung. Apa yang disebut rencana Timur Tengah Trump memungkinkan Israel mencaplok hampir sepertiga Tepi Barat, termasuk semua permukimannya.

Kunjungan Mike Pompeo ke wilayah tersebut dipandang sebagai hadiah kepada Tel Aviv dari pemerintahan Trump yang mengambil langkah-langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mendukung upaya Israel dalam mencaplok Tepi Barat. Warga Palestina mengatakan bahwa kunjungan ke pemukiman menunjukkan kekejaman Washington dalam menyetujui pemukiman yang secara internasional dianggap ilegal. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: