NewsTicker

Pakar: Biden akan Bawa AS Kembali ke Kesepakatan Nuklir Iran ‘Tanpa Syarat’

Pakar: Biden akan Bawa AS Kembali ke Kesepakatan Nuklir Iran 'Tanpa Syarat' Joe Biden

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM Seorang ilmuwan politik Italia dan pakar hubungan internasional percaya bahwa Joe Biden akan tetap pada komitmennya untuk masuk kembali ke kesepakatan nuklir Iran “dan melakukannya tanpa syarat.”

Nathalie Tocci, yang merupakan penasihat khusus mantan kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Federica Mogherini, membuat pernyataan itu dalam sebuah wawancara dengan Press TV pada hari Kamis (19/11), ketika ditanya apakah Biden akan mengubah kebijakan luar negeri AS di Iran dan bergabung kembali dengan Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) dengan tanpa syarat?.

BACA JUGA:

“Ya, saya yakin Biden akan tetap berpegang pada komitmennya untuk masuk kembali ke JCPOA dan melakukannya tanpa syarat. Namun, kembalinya AS ke kepatuhan tidak akan tanpa syarat tetapi akan bergantung pada langkah-langkah Iran untuk kembali ke kepatuhan penuh.”kata Tocci, yang pernah menjabat sebagai Direktur Istituto Affari Internazionali.

Pemerintahan Presiden Republik Donald Trump telah melepaskan apa yang disebut kampanye tekanan maksimum dan menargetkan bangsa Iran dengan sanksi “terberat yang pernah ada”.

Seorang kritikus Trump, yang memproyeksikan kemenangan Biden pada pemilu 2020 itu mengatakan bahwa ia akan mengembalikan Amerika Serikat ke kesepakatan nuklir Iran sebagai titik awal untuk negosiasi lanjutan.

BACA JUGA:

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif telah menyatakan kesiapan Republik Islam untuk mengadakan pembicaraan tentang masalah baru dengan AS, tetapi mengatakan bahwa negara tidak akan pernah merundingkan kembali masalah yang telah diselesaikan melalui negosiasi.

Zarif membuat pernyataan tersebut sebagai tanggapan terhadap Trump, yang telah bersikeras bahwa Iran harus melepaskan kesepakatan nuklir 2015 yang diraihnya di bawah pemerintahan Obama dengan enam kekuatan dunia, dan menyimpulkan kesepakatan baru dengan pemerintahan Trump.

Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan bahwa pemerintahan baru AS perlu beralih dari sikap ancaman terhadap Iran menjadi mencari peluang dengan negara itu. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: