NewsTicker

Media Prancis: Trump Kalah Pemilu, MbS Pangeran “Pecundang”

Media Prancis: Trump Kalah Pemilu, MbS Pangeran Putra Mahkota Saudi, MbS (Mohammed bin Salman)

Saudi, ARRAHMAHNEWS.COM – Surat kabar Prancis “Le Parisien” menganggap Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman pecundang terbesar karena kekalahan Donald Trump dalam pemilihan AS.

“Mohammed bin Salman tidak akan mencapai Gedung Putih”.

Pascal Boniface, Direktur Institut Hubungan Internasional dan Strategis di Prancis, mengatakan “Mohammed bin Salman tidak akan lagi dapat mencapai Gedung Putih secara langsung melalui hubungan pribadi yang istimewa dengan Jared Kushner, yang menutup mata terhadap semua kasus yang dia hadapi, seperti kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi”.

BACA JUGA:

Trump memiliki hubungan dekat dengan Kerajaan dan menandatangani kesepakatan senjata besar dengannya untuk mendukung perangnya di Yaman, dan bekerja dengannya untuk melemahkan rezim Iran dengan mencekiknya secara ekonomi.

Boniface menambahkan, “Adapun Joe Biden, dia bermaksud untuk melanjutkan dialog nuklir dengan Teheran”.

Sementara James Cohen, seorang profesor ilmu politik di Sorbonne, percaya bahwa “Trump dapat mempersulit tugas dengan memberlakukan paket sanksi baru terhadap Iran jika dia tetap berkuasa”.

Surat kabar tersebut menyebutkan bahwa kekalahan Trump menyebabkan guncangan hebat bagi sejumlah pemimpin populis dan otokrasi di seluruh dunia, sehingga sebagian besar dari mereka tidak berani memberi selamat kepada Joe Biden karena takut membuat Trump marah.

BACA JUGA:

Di antara populis yang terkena dampak kehilangan Trump -seperti yang dikatakan surat kabar- Presiden Brasil Jair Bolsonaro, yang dijuluki “Amerika Latin Trump”, karena gayanya, rasisme terhadap wanita, dan kurangnya minat pada masalah iklim dan pemanasan global.

Boniface menegaskan bahwa “Bolsonaro akan menemukan dirinya lebih terisolasi di Amerika Latin, yang tentunya cenderung ke kanan, tetapi tidak ke ekstrim kanan”.

Meski telah kehilangan sekutu kuatnya, surat kabar tersebut menegaskan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak akan rugi banyak dari kekalahan Trump.

Boniface mengatakan “Joe Biden mengumumkan bahwa dia tidak akan memindahkan kedutaan besar Amerika dari Yerusalem ke Tel Aviv. Jika presiden terpilih bermaksud untuk melanjutkan pembicaraan dengan Palestina, dia tidak akan menekan Israel untuk menandatangani kesepakatan.” (ARN)

Sumber: WatanSerb.com

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: