NewsTicker

Komentar Pedas Zarif ke Sekjen PBB: Dunia Harus Hentikan Perang Yaman

Komentar Pedas Zarif ke Sekjen PBB: Dunia Harus Hentikan Perang Yaman Anak Yaman kekurangan gizi

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM – Menteri luar negeri Iran menekankan perlu diakhirinya serangan yang dipimpin Saudi terhadap Yaman dan proses politik untuk menyelesaikan konflik, dengan mengatakan komunitas internasional memiliki “tanggung jawab moral” untuk membantu mengakhiri tragedi yang terjadi dalam perang dan pertanggungjawabkan koalisi pimpinan Saudi.

Mohammad Javad Zarif membalas tweet Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, yang mengatakan Yaman “Dalam bahaya kelaparan terburuk” yang telah sisaksikan oleh dunia sebelumnya dalam beberapa dekade dan menyerukan “Tindakan segera”.

BACA JUGA:

Sekjen PBB juga mengatakan, “Saya mendesak semua orang yang berpengaruh untuk segera bertindak terkait masalah ini untuk mencegah malapetaka, dan saya juga meminta agar setiap orang menghindari tindakan apapun yang dapat membuat situasi yang sudah mengerikan menjadi lebih buruk”.

Menanggapi hal tersebut, menteri luar negeri Iran menyoroti tanggung jawab komunitas global untuk membantu memfasilitasi diakhirinya perang yang dipimpin Saudi di Yaman.

“Sudah cukup! Merupakan tanggung jawab moral, yang sudah lama tertunda, bagi komunitas internasional untuk mengakhiri tragedi #Yemen. Penjajah – dan tuan mereka memperdagangkan nyawa orang-orang Yaman dengan dolar,” tulis Zarif sebagai tanggapan atas pernyataan Sekjen PBB.

BACA JUGA:

“Satu-satunya jalan yang layak adalah gencatan senjata dan akhiri pemboman; bantuan kemanusiaan yang mendesak; dan pembicaraan politik,” kata kepala diplomat Iran itu.

UNICEF: Jutaan anak Yaman hidup dalam risiko tinggi

Sementara itu, Dana Anak-anak PBB (UNICEF) juga memperingatkan bahwa nyawa jutaan anak Yaman berada dalam risiko besar akibat konflik yang terus berlanjut.

“Saat Yaman perlahan mendekati apa yang oleh Sekretaris Jenderal PBB gambarkan sebagai berpotensi ‘kelaparan terburuk dalam beberapa dekade,’ risiko kehidupan anak-anak lebih tinggi dari sebelumnya. Tanda-tanda peringatan sudah terlalu lama terlihat jelas”, kata UNICEF dalam sebuah pernyataan, pada hari Senin.

BACA JUGA:

Ia menambahkan, “Lebih dari 12 juta anak membutuhkan bantuan kemanusiaan. Tingkat malnutrisi anak akut telah mencapai rekor tertinggi di beberapa negara bagian, menandai peningkatan 10 persen hanya pada tahun ini”.

“Hampir 325.000 anak di bawah usia lima tahun menderita kekurangan gizi akut yang parah dan berjuang untuk bertahan hidup. Lebih dari lima juta anak menghadapi peningkatan ancaman kolera dan diare akut,” kata UNICEF.

“Kemiskinan kronis, puluhan tahun keterbelakangan, dan lebih dari lima tahun konflik tak henti-hentinya telah membuat anak-anak dan keluarga mereka terpapar kombinasi mematikan antara kekerasan dan penyakit”, tambahnya.

UNICEF kemudian meminta pihak yang bertikai di Yaman untuk “menjauhkan anak-anak dari bahaya dan mengizinkan akses tanpa hambatan ke komunitas yang membutuhkan – seperti tugas mereka di bawah hukum humaniter internasional”. (ARN)

Sumber: EnglishAlmanar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: