NewsTicker

Ahli Nuklir Iran Dibunuh, Panglima Militer Iran Siapkan Aksi Balasan

Ahli Nuklir Iran Dibunuh, Panglima Militer Iran Siapkan Aksi Balasan Mayjen Mohammad Hossein Baqeri

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM – Panglima Militer Iran Mayjen Mohammad Hossein Baqeri memperingatkan tindakan teror para teroris akan mendapat pembalasan keras.

“Pembalasan berat sedang menanti pembunuh Kepala Organisasi Riset dan Inovasi Kementerian Pertahanan Mohsen Fakhrizadeh”, kata Mayjen Baqeri dalam sebuah pesan pada hari Jumat (27/11).

BACA JUGA:

Dia lebih lanjut mengatakan bahwa sekali lagi, para teroris “Berafiliasi dengan arogansi global dan rezim Zionis”, dalam tindakan brutalnya menewaskan salah satu manajer lapangan ilmiah, penelitian dan pertahanan negara.

“Pembunuhan manajer yang sangat berharga ini, meskipun menimbulkan pukulan pada pertahanan negara, musuh harus tahu bahwa jalan yang dimulai oleh para ilmuwan ini tidak akan pernah terhenti”. tambah Mayjend Baqeri.

Dia menegaskan kembali kepada kelompok teroris dan komandan serta pelaku pembunuhan Mohsen Fakhrizadeh harus sadar bahwa balas dendam berat menanti mereka.

Ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh diserang oleh teroris di kota Absar, Damavand di Timur Teheran pada Jumat sore dan menjadi martir beberapa jam kemudian.

Mobil Fakhrizadeh menjadi sasaran ledakan dan tembakan senapan mesin di Damavand’s Absard 40 kilometer di sebelah Timur Teheran.

BACA JUGA:

Ilmuwan nuklir dan salah satu temannya segera dibawa ke rumah sakit terdekat tetapi dia tidak dapat diselamatkan.

Laporan saksi mata mengkonfirmasi bahwa mobil Fakhrizadeh diserang pertama oleh ledakan, kemudian teroris memberondong mobilnya dengan senjata mesin.

Saksi mata juga mengatakan tiga hingga empat orang, kemungkinan besar semua teroris telah tewas dalam serangan itu.

Awal 2018, sumber-sumber Israel telah mengakui bahwa Mossad telah mencoba membunuh seorang ilmuwan nuklir Iran, tetapi operasinya gagal.

Menurut Fars News Agency, Mossad telah memperoleh akses nama Fakhrizadeh melalui daftar PBB yang merujuknya sebagai ilmuwan senior Pusat Penelitian Fisika Kementerian Pertahanan Iran.

Ilmuwan nuklir Iran telah menjadi target upaya pembunuhan agen mata-mata barat dan Israel dalam beberapa tahun terakhir.

Pada Juni 2012, Iran mengumumkan bahwa pasukan intelijennya telah mengidentifikasi dan menangkap semua elemen teroris di balik pembunuhan ilmuwan nuklir negara itu.

“Semua elemen yang terlibat dalam pembunuhan ilmuwan nuklir telah diidentifikasi dan ditangkap”, Kementerian Intelijen Iran mengumumkan dalam sebuah pernyataan.

BACA JUGA:

“Sejumlah negara, yang wilayah dan fasilitasnya telah disalahgunakan oleh tim teroris yang didukung Mossad, telah memberikan informasi yang relevan kepada pejabat Iran,” tambah pernyataan itu.

“Selama penyelidikan, semua elemen lain di balik pembunuhan ilmuwan Iran Massoud Ali-Mohammadi, Majid Shahriari dan Mostafa Ahmadi Roshan serta Reza Qashqaei (pengemudi Roshan) telah ditangkap,” bunyi pernyataan itu.

“Beberapa pelaku pembunuhan Dr. Fereidoun Abbasi, kepala Organisasi Energi Atom Iran saat ini, termasuk di antara mereka yang ditangkap,” tambah kementerian itu.

Menurut pernyataan itu, Kementerian Intelijen Iran telah mendeteksi beberapa pangkalan Mossad di dalam wilayah salah satu negara tetangga, yang memberikan pelatihan dan dukungan logistik kepada jaringan teroris. (ARN)

Sumber: FarsnewsAgency

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: