NewsTicker

Ahli Nuklir Iran Dibunuh Pasca Pertemuan di Riyadh, Apakah Ini Kebetulan?

Ahli Nuklir Iran Dibunuh Pasca Pertemuan di Riyadh, Apakah Ini Kebetulan? Foto Netanyahu dan MbS

Tehran, ARRAHMAHNEWS.COMMeskipun masih belum diketahui siapa yang bertanggung jawab atas pembunuhan ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh, para komentator di media sosial menunjuk Mossad Israel, dan beberapa bahkan berteori tentang koneksi Trump.

Pembicaraan di media sosial telah melangkah lebih jauh, tidak hanya menyalahkan badan intelijen Mossad atas kematian tersebut, bahkan berteori bahwa AS bisa saja terlibat berdasarkan laporan tentang pertemuan rahasia yang dilaporkan antara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman pada minggu ini.

BACA JUGA:

Mossad mulai menjadi trending di Twitter tidak lama setelah laporan kematian tersebut muncul, berikut beberapa pernyataan tersebut;

BACA JUGA:

“Jadi, Trump bekerja dengan Mossad untuk membunuh seorang ilmuwan Iran dalam perjalanannya keluar dan masih ada sekelompok kecil orang aneh di sini yang bersikeras bahwa dia semacam anti-imperialis sayap kanan,” kata podcaster Rob Rousseau di Twitter.

“Pembunuhan ini terjadi tepat setelah Pompeo mengadakan pertemuan rahasia di KSA dengan MBS, Netanyahu, Kepala Mossad, Penasihat NatSec Israel & Sekretaris Militer Israel. WSJ melaporkan bahwa mereka membahas normalisasi .. dan Iran,” Sana Saeed yang mengomentari laporan NTY.

“Pembunuhan ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh terjadi seminggu setelah Pompeo, Netanyahu, MBS & Kepala Mossad diam-diam bertemu di Arab Saudi,” tulis Uzair Hasan Rizvi di akun Twitter-nya.

“Beberapa hari yang lalu Netanyahu dan Kepala Mossad (intelijen Israel) melakukan perjalanan ke Saudi untuk bertemu dengan Pompeo dan MBS. Hari ini, seorang ilmuwan nuklir Iran telah dibunuh. Pasti kebetulan,” tulis Ahmed Eldin.

BACA JUGA:

“#Mossad membunuh seorang ilmuwan nuklir Iran dengan kedok menghentikan program senjata nuklir yang tidak pernah ada. Saya percaya Israel adalah ancaman terbesar bagi perdamaian di Timur Tengah,” tulsi Angelo John Gage.

Sementara Israel belum berkomentar tentang kematian ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh-Mahavadi. (ARN)

Sumber: FarsnewsAgency

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: