NewsTicker

Kronologi Detail Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh

Kronologi Detail Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh Foto Qassem Soleimani dan Mohsen Fakhrizadeh

Tehran, ARRAHMAHNEWS.COM Mohsen Fakhrizadeh, Kepala Nuklir Iran tewas dibunuh setelah dihujani tembakan dan bom di Absard, Damavand di Timur Teheran, pada Jum’at sore.

Menurut saksi mata yang dikutip oleh YJC mengatakan bahwa bentrokan dimulai pada Jum’at sore di Absard. Ketika baku tembak terjadi, mobil pertama yang mengawal Mohsen Fakhrizadeh menjadi target RPG (granat berpeluncur), mobil kedua pun diberondong senjata.

BACA JUGA:

Saksi mata di lapangan mengatakan bahwa truk pikap Nissan yang bermuatan bom tiba-tiba meledak di lokasi kejadian.

Sumber informasi dalam sebuah wawancara dengan Young Jounalists Club mengatakan keluarga martir Fakhrizadeh juga terluka dalam serangan ini. Setidaknya delapan orang terluka dalam insiden penyerangan tersebut.

Sementara menurut Mashreq News, Jum’at siang sekitar pukul 14.00, mobil Mohsen Fakhrizadeh masuk ke Absard dengan dua kendaraan pengawal. Satu kilometer di depan pintu masuk kota Absard dan dekat taman yang dikenal sebagai taman kolonel (Sarhang), mobil tiba-tiba berhenti, kemudian truk Nissan bermuatan bahan peledak yang disembunyikan di sekitar tumpukan kayu, meledak.

BACA JUGA:

Setelah ledakan, jalanan dipenuhi dengan potongan mobil dan kayu hingga radius 500 meter. Selai itu, ledakan juga menyebabkan tiang listrik roboh dan aliran listrik di kota Absard terputus.

Ketika ledakan terjadi, para teroris yang menyergap mulai menembaki ketiga mobil dari tempat yang tidak diketahui. Salah satu pengawal mencoba melindungi mobil yang membawa Fakhrizadeh, namun tewas tertembak.

BACA JUGA:

Berondongan lima orang teroris membuat Mohsen Fakhrizadeh luka parah, tiga pengawalnya mati di tempat. Para teroris pun melarikan diri, hingga kini pencarian berlanjut ke tempat persembunyian mereka di Damavand.

Setelah teroris melarikan diri, Mohsen Fakhrizadeh dibawa ke klinik kota Absard, setelah 30 menit ia dipindahkan ke rumah sakit di Tehran dengan helikopter. Sayangnya, tim medis gagal menyelamatkannya. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: