NewsTicker

Rekrut Konsultan Asing, Niluh Djelantik “Semprot” Whisnutama

Rekrut Konsultan Asing, Niluh Djelantik Foto Whisnutama dan Niluh Djelantik

Bali, ARRAHMAHNEWS.COM Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio menunjuk seorang konsultan asing untuk membantu menyusun strategi pariwisata Indonesia.

Tak tanggung-tanggung, konsultan internasional yang ditunjuk adalah Roland Berger.

Roland Berger dikenal menangani promosi pariwisata Dubai, Uni Emirat Arab, hingga pariwisata negara tetangga, yaitu Thailand dan Vietnam.

BACA JUGA:

“Kami telah meng-hire (rekrut) sebuah konsultan yang menangani Vietnam, Thailand,dan Dubai. Namanya Roland Berger untuk membantu kami melakukan strategi ini,” ujarnya dalam Rakornas Percepatan Pengembangan 2 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), Jumat (27/11), seperti dilansir CNNIndonesia.

Sontak saja hal ini mendapat tanggapan pedas dari seorang pengusaha wanita asal Bali, Niluh Djelantik, dia yang selama ini intens membantu masyarakat dibawah dalam hal UMKM dan juga mengkampanyekan destinasi pariwisata di Indonesia, khususnya Bali.

Niluh Djelantik dalam akun Facebooknya mengatakan, HARUSKAH MENTERI PARIWISATA BELI KESEBELASAN ASING?

Sekalian aja menterinya diganti pake orang asing.

Biar afdol.

Di Indonesia memang tidak punya SDM mumpuni sampe ngerekrut konsultan asing buat promosikan RI?

BACA JUGA:

Wishnutama menuturkan Roland Berger juga akan membantu pemerintah membuat strategi pariwisata yang memaksimalkan potensi masyarakat lokal, seperti UMKM.

Speechles sama menteri satu ini.

Buka diskusi dong sama tokoh-tokoh di daerah, UMKM-UMKM unggulan. Dari segala bidang. Banyak anak bangsa yang punya kemampuan dan sukses di bidangnya. Terutama saat menghadapi pandemi. Masukan mereka juga musti didengar.

Datang ke Bali duduk sama kami bukan cuma seremonial belaka bikin acara yang ramenya di depan tapi gak ada dampak sama sekali memutar roda ekonomi untuk masyarakat lokal.

Anggaran Kemenparekraf dipake untuk kegiatan yang 100% for the people bukan cuma untuk kegiatan cipika-cipiki. Result oriented. Misal satu kegiatan anggaran 1 milyar. Maka potensi revenue UMKM dan manfaat ekonomi musti minimal 1 milyar juga.

BACA JUGA:

Potensi tiap daerah digali semua. Banyak karya keren bukan cuma 4 L. Lu lagi. Lu Lagi. Sarat potensi kalau dekat baru diajak. Kalau gak temenan cuih kata mereka.

Dimana manfaatnya buat rakyat?

Inklusif. Bukan eksklusif.

Jangan kuatir. Ilmu kami berikan. Gratis. Gak perlu bayar miliaran kayak selebgram.

Pengen jitak tapi kasihan.

Udah dulu mas menteri. Semoga masuk di pemikiranmu. Seperti sebelumnya waktu kita ketemu di kantor mas. Banyak masukan kami yang akhirnya mas menteri jadikan bahan jawaban wawancara sama media Gak tahu praktiknya bagaimana. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: