NewsTicker

PBB, Organisasi Bantuan, Kecam Rencana AS Masukkan Houthi Ansharullah ke Daftar Teroris

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM Perserikatan Bangsa-Bangsa dan badan bantuan internasional memperingatkan Amerika Serikat atas rencananya melabeli gerakan rakyat, Houthi Ansarullah Yaman sebagai organisasi teroris asing, meningkatkan kekhawatiran bahwa langkah seperti itu akan mencegah bantuan penyelamat jiwa mencapai negara yang dilanda perang tersebut dan akan menggagalkan program terkait bantuan 700 juta dolar.

David Beasley, direktur eksekutif Program Pangan Dunia PBB (WFP), mengatakan kepada surat kabar harian Washington Post awal pekan ini bahwa penunjukan itu dapat menghambat pengiriman bantuan.

BACA JUGA:

Peringatan Beasley itu disampaikan setelah ia mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo, di mana ia menyatakan “Keprihatinan besar” tentang rencana Amerika Serikat memasukkan Ansarullah ke dalam daftar hitam.

“WFP sangat prihatin tentang dampak potensial dari keputusan Amerika Serikat untuk mencap Ansarullah sebagai organisasi teroris asing,” kata juru bicara WFP yang tidak disebutkan namanya.

“Itu akan meningkatkan gravitasi dari krisis kemanusiaan yang sudah parah di Yaman”, tambah juru bicara itu.

Kepala WFP itu kemudian bertemu dengan Senator Republik Amerika Serikat Todd Young, yang bersama dengan sesama Senator Chris Coons dan Chris Murphy menyarankan Pompeo untuk tidak mengambil tindakan terhadap gerakan rakyat Yaman yang diterima oleh kalangan luas masyarakat Yaman itu.

BACA JUGA:

Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) juga menyatakan keprihatinan atas kemungkinan langkah tersebut.

“Seperti semua organisasi kemanusiaan yang beroperasi di lapangan, UNICEF akan sangat prihatin tentang setiap keputusan yang dapat membahayakan keselamatan tim kami dan upaya mereka untuk membantu anak-anak dan keluarga yang membutuhkan,” ujar juru bicara badan PBB yang bertanggung jawab untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan perkembangan kepada anak-anak di seluruh dunia tersebut.

Selain itu, Scott Paul, pemimpin kebijakan kemanusiaan di Oxfam America, memperingatkan bahwa penunjukan teroris atas gerakan rakyat Ansarullah akan menciptakan situasi di mana semua pekerjaan bantuan di Yaman akan dikriminalisasi, dan tidak ada lisensi atau otorisasi untuk pekerjaan bantuan akan tersedia.

Paul menggarisbawahi bahwa kegagalan pemerintah AS untuk mengeluarkan izin bantuan kemanusiaan ke Somalia pada tahun 2011 telah menyebabkan kelaparan yang merenggut nyawa seperempat juta orang di negara Tanduk Afrika itu. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: