NewsTicker

Sheikh Sabah Al-Khalid Kembali Ditunjuk jadi PM Kuwait

Kuwait, ARRAHMAHNEWS.COM Emir Kuwait Sheikh Nawaf al-Ahmad Al Sabah telah mengangkat kembali Sheikh Sabah al-Khalid Al Sabah sebagai perdana menteri setelah pemilihan umum, yang menyaksikan oposisi memenangkan hampir setengah dari kursi parlemen.

Media pemerintah Kuwait melaporkan bahwa Emir pada Selasa (08/12) telah meminta Sheikh Sabah mencalonkan anggota kabinet baru untuk disetujui,.

Anggota dari keluarga penguasa Al Sabah, yang berkuasa selama 250 tahun terakhir, memegang kendali penuh atas jabatan-jabatan penting di pemerintahan maupun eksekutif.

Baca: Analis Kuwait: Normalisasi dengan Israel Sama dengan Neokolonialisme

Kabinet Sheikh Sabah mengundurkan diri pada hari Minggu kemarin sebagai bagian dari = prosedur rutin setelah pemilihan.

Menurut hasil yang diumumkan oleh komisi pemilihan di TV pemerintah pada hari Minggu, kandidat yang termasuk atau condong ke arah oposisi memenangkan 24 kursi di Majelis Nasional yang memiliki 50 kursi, meningkat dari jumlah mereka di parlemen sebelumnya, yang hanya 16.

Pemungutan suara tersebut adalah yang pertama sejak Sheikh Nawaf dilantik sebagai emir baru Kuwait pada bulan September setelah kematian saudara tirinya, Sheikh Sabah al-Ahmad Al Sabah, pada usia 91 tahun.

Baca: Emir Kuwait Tunjuk Sheikh Meshal Sebagai Pewaris Takhta Baru

Di bawah konstitusi, emir memiliki keputusan akhir dalam urusan negara dan dapat membubarkan badan legislatif atas rekomendasi pemerintah.

Perdana menteri selalu membantu menavigasi hubungan yang sering tegang antara pemerintah dan parlemen.

Sheikh Sabah telah bertanggung jawab atas Kementerian Luar Negeri sejak 2011 sebelum diangkat sebagai perdana menteri pada akhir 2019.

Ia menghadapi tugas mendesak untuk mengatasi kemacetan legislatif pada undang-undang utang.

Parlemen telah berulang kali menolak RUU yang akan memungkinkan Kuwait memanfaatkan pasar utang internasional karena harga minyak yang rendah dan pandemi virus korona menyebabkan krisis likuiditas di negara itu. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: