NewsTicker

Hamas: Normalisasi Maroko-Israel Adalah “Dosa Politik”

Juru bicara Hamas Hazem Qassem

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Menanggapi kesepakatan normalisasi antara Maroko dengan Zionis Israel, gerakan perlawanan Palestina Hamas mengeluarkan pernyataan yang mengecam keras perjanjian Tel Aviv-Rabat mengutuknya sebagai “Dosa politik”.

“Ini adalah dosa politik yang tidak melayani kepentingan Palestina dan mendorong pendudukan untuk terus menyangkal hak-hak rakyat kami,” kata juru bicara Hamas Hazem Qassem kepada AFP, merujuk pada rezim Israel.

BACA JUGA:

Sementara itu, Gerakan Jihad Islam Palestina menegaskan bahwa apa yang dilakukan oleh rezim yang berkuasa di Maroko, dengan menormalisasi hubungan dengan pendudukan Zionis, adalah pengkhianatan terhadap dasar Islam dan Arabisme serta keterasingan Yerusalem dan Palestina.

Kantor berita “Palestine Today” mengutip gerakan tersebut dalam pernyataan pers yang mengatakan: Normalisasi adalah wajah baru kolonialisme, mengingat deklarasi hubungan Maroko dengan entitas Zionis adalah pengkhianatan terhadap Yerusalem.

BACA JUGA:

Gerakan tersebut menambahkan bahwa tindakan beruntun yang diambil untuk menormalkan hubungan dengan Israel adalah aib memalukan bagi para pemimpin negara-negara Arab yang melakukan tindakan tersebut.

Presiden Palestina telah mengecam tiga perjanjian normalisasi sebelumnya dengan istilah terkuat.

Perjanjian normalisasi provokatif sebelumnya antara Israel dan tiga negara Arab (UEA, Bahrain dan Sudan) telah memicu kemarahan di antara orang-orang Palestina yang memandang perjanjian itu sebagai tikaman di punggung mereka dan pengkhianatan atas tujuan mereka. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: