NewsTicker

Keputusan Normalisasi Raja Maroko di Apresiasi Netanyahu

Keputusan Normalisasi Raja Maroko di Apresiasi Netanyahu Foto Netanyahu dan Raja Maroko

Tel Aviv, ARRAHMAHNEWS.COM – Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Raja Maroko atas “Keputusan bersejarahnya” yang menyetujui normalisasi hubungan.

Menurut pengadilan kerajaan Maroko, Amerika Serikat “akan membuka konsulat di Sahara Barat dalam kerangka perjanjian dengan Israel”.

BACA JUGA:

Pengadilan Maroko mengindikasikan bahwa Raja Mohammed VI telah memberi tahu Presiden AS Donald Trump “tentang niatnya untuk memfasilitasi penerbangan langsung bagi wisatawan Israel”.

Dia mengklaim bahwa langkah-langkah ini “tidak mengurangi komitmen permanen dan berkelanjutan Maroko untuk membela perjuangan Palestina,” dan “tidak mempengaruhi keterlibatan Maroko dalam pembentukan perdamaian yang adil dan langgeng di kawasan Timur Tengah”.

Pengadilan kerajaan mengatakan bahwa raja Maroko menelepon Presiden Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas, dan mengklaim “komitmen untuk solusi dua negara”. sementara Kantor Pers Prancis menyatakan bahwa “Maroko mengkonfirmasi dimulainya kembali hubungan diplomatik dalam waktu singkat” dengan Zionis Israel.

Selama panggilannya dengan Presiden Otoritas Palestina, Raja Maroko mengindikasikan bahwa dia telah membedakan hubungan dengan anggota komunitas Yahudi di negaranya, dan menekankan bahwa Rabat akan “menggunakan semua tindakan dan kontak” yang disepakati dengan Trump untuk mendukung “perdamaian” di wilayah tersebut, katanya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Maroko Nasser Bourita yang dikutip oleh “Sputnik” mengklaim bahwa “memulihkan hubungan dengan Israel tidak dengan imbalan pengakuan Washington atas kedaulatan atas Sahara”.

BACA JUGA:

Sementara itu, perwakilan dari front “Polisario” di Eropa, Abi Bachraya Al-Bashir, menganggap keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengakui kedaulatan Maroko atas Sahara Barat sebagai “aneh tapi tidak mengejutkan”.

Perwakilan front mengatakan bahwa keputusan AS “tidak akan mengubah tekad front untuk melanjutkan perjuangan”.

Dalam konteks yang sama, Reuters mengutip juru bicara PBB, yang membenarkan bahwa posisi organisasi “tidak akan berubah setelah keputusan Amerika di Sahara Barat”.

Patut dicatat bahwa Presiden AS Donald Trump mengumumkan pada ahri Kamis, persetujuan Maroko dan “Israel” untuk menormalisasi dan membangun hubungan diplomatik. Maroko menjadi negara Arab keempat yang menormalkan hubungannya dengan entitas Israel hanya dalam waktu 4 bulan. Trump juga menandatangani deklarasi “mengakui kedaulatan Maroko atas Sahara Barat”. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: