NewsTicker

Viral, Akun Facebook Rahma Sarita Unggah Pancasila Versi Negara Wakanda

Viral, Akun Facebook Rahma Sarita Unggah Pancasila Versi Negara Wakanda Akun Facebook Rahma Sarita

Jakarta, ARRAHMAHNEWS.COM Mantan presenter televisi swasta, Rahma Sarita membuat unggahan di akun Facebooknya soal Pancasila versi negara Wakanda, dan menjadi viral di media sosial (medsos). Ini sebuah pelecehan yang cukup serius, karena menghina lambang negara bangsa Indonesia.

Presenter yang pernah mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif mengunggah tulisan yang menimbulkan reaksi publik, pada Minggu (13/12/2020).

BACA JUGA:

Di akun Facebook-nya, perempuan kelahiran Bangil Pasuruan, 7 April 1975 itu menuliskan Pancasila versi Negara Wakanda.

Berikut unggahan Rahma Sarita yang ditulis di akun Facebook-nya:

  1. Ketuhanan yg berkebudayaan
  2. Kemanusian untuk golongan sendiri dan tidak berdab untuk golongan lainnya
  3. Perpecahan Wakanda
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh oligarki kekuasaan penuh kebohongan
  5. Ketidakadilan sosial bagi yang bersebrangan dengan penguasa.

Lambangnya burung emprit noleh ke kiri.

Tak pelak, unggahan Rahma Sarita itu menimbulkan reaksi dari warganet. Berikut beberapa komen dari warganet:

BACA JUGA:

Iya ga sangka, kirain yg pernah jadi orang tv atau jurnalis bisa melihat yg sebenarnya eh ternyata, tulis akun Loecy Soesilo.Jadi membenarkan omongan orang: kalo cewe cakep wajah itu berbanding terbalik sama otak.

Dia caleg gagal nasdem Kak, dulu metro, pindah ke TV One, trus Jak TV, udah gak kepake, jadi cari sensasi utk pansos, ujar akun Martha Heliastuti Tjitrosoenarjo.

“Jangan lo apus yaa postingan lo atau lo hapus akun lo percuma dah di ss banyak org..nama lo jg dah dikantongin ma cyber crime,” tulis akun Ririn Sidik.

“Divisi Humas Polri kayak Gini tolong diciduk Aja dong Pak. Tanya dia ga mau tinggal di Indonesia atau gmna,” kata akun Natalie Dickinson.

“Awas mbak ada buzzer penyembah rezim korup kesurupan,” ujar akun Jack Irwan Khawrizmi. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: