NewsTicker

MBS Luncurkan Kampanye Anti Korupsi Jilid II

MBS Luncurkan Kampanye Anti Korupsi Jilid IIMBS Luncurkan Kampanye Anti Korupsi Jilid II Mohammed bin Salman

Arab Saudi, ARRAHMAHNEWS.COM Arab Saudi meluncurkan tindakan keras anti-korupsi baru yang diklaim menyerupai kampanye 2017, memicu teror lebih lanjut di kerajaan.

Laporan itu mengatakan bahwa tindakan keras baru, yang menargetkan para pejabat militer tingkat atas serta para pejabat kota, kesehatan dan lingkungan itu bertujuan untuk memperketat cengkeraman kekuasaan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS).

BACA JUGA:

Tindakan keras tersebut secara luas dijuluki sebagai operasi “mini Ritz”, mengacu pada tindakan keras pada November 2017 yang membuat para pangeran dan konglomerat Saudi ditangkap dan ditahan di hotel mewah Ritz-Carlton di Riyadh atas tuduhan korupsi serupa.

Penahanan ini telah diperintahkan oleh apa yang disebut Komite Anti-Korupsi Arab Saudi yang dipimpin oleh bin Salman dalam tindakan keras yang diyakini sebenarnya ditujukan untuk mengkonsolidasikan kekuasaannya.

Tindakan keras bin Salman tersebut telah menyebabkan sejumlah penahanan dan penyitaan uang tunai dalam beberapa bulan terakhir.

BACA JUGA:

Badan anti-korupsi resmi Nazaha mengatakan dalam laporannya yang diterbitkan di media pemerintah bahwa mereka telah menangkap tangan para “pencari suap” dalam penggerebekan langsung.

Bulan lalu, putra mahkota mengatakan kepada penasihat Dewan Syura bahwa kampanye anti-korupsi ini telah menghasilkan 247 miliar riyal (66 miliar dolar) selama tiga tahun terakhir selain aset, real estat, dan saham senilai miliaran lebih.

Tapi Human Rights Watch yang berbasis di New York memperingatkan awal tahun ini tentang “proses hukum yang tidak adil” dalam sistem peradilan yang tidak jelas di Arab Saudi. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: