NewsTicker

Diplomat Top UE Janji Lanjutkan Pembicaraan Nuklir dengan Iran

Uni Eropa, ARRAHMAHNEWS.COM – Uni Eropa akan melanjutkan pembicaraan nuklir dengan Iran terlepas dari eksekusi baru-baru ini terhadap tokoh kontrarevolusioner di Iran. Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell menyampaikan hal ini pada Hari Senin (14/12)

Berbicara pada konferensi pers di Berlin, diplomat utama Uni Eropa itu menambahkan bahwa pertemuan Komisi Gabungan Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), perjanjian nuklir multilateral 2015 yang ditandatangani antara Iran dan kekuatan utama dunia, akan diadakan di Wina, Austria, minggu ini seperti yang direncanakan sebelumnya.

“Saya tidak berpikir kami harus mengubah jadwal dan pekerjaan kami untuk menjaga JCPAO tetap hidup. Kami akan terus bekerja untuk itu,” tambahnya.

Putaran berikutnya dari pertemuan Komisi Bersama JCPAO akan diadakan pada hari Rabu melalui konferensi video di tingkat wakil menteri luar negeri dan direktur politik.

Baca: Mantan Kepala AEOI: Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Bertujuan Hambat Kemajuan Ilmiah di Iran

Presiden AS Donald Trump secara sepihak menarik Washington dari perjanjian ini pada Mei 2018, dan melepaskan sanksi “terberat” terhadap Republik Islam, meski mendapat banjir kritik global.

Menyusul keluarnya banyak kritik, Washington berusaha untuk mencegah penandatangan yang tersisa untuk mematuhi komitmen mereka dan dengan demikian membunuh perjanjian bersejarah, yang secara luas dipandang sebagai buah dari diplomasi internasional itu.

Pada 8 Desember lalu, Borrell mengatakan bahwa Amerika Serikat perlu bergabung kembali dengan JCPOA, memuji perjanjian multilateral untuk mencontohkan strategi diplomatik yang berhasil secara sempurna. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: