NewsTicker

Turki Pilih Dubes Baru untuk Israel

Turki, ARRAHMAHNEWS.COM – Laporan media menyebut bahwa Turki telah memilih duta besar baru untuk dikirim ke Israel setelah Ankara memanggil utusannya pada 2018 atas pembunuhan warga Palestina di Jalur Gaza di tangan pasukan Israel.

Calon dubes Turki itu bernama Ufuk Ulutas, 40 tahun, ketua Pusat Penelitian Strategis di Kementerian Luar Negeri Turki, yang sebelumnya belajar di Universitas Ibrani Yerusalem.

Minggu lalu, al-Monitor dengan mengutip sumber mengatakan bahwa Ulutas, seorang diplomat non-karir, adalah oarang “sangat halus”, “sangat pintar” dan “sangat pro-Palestina”.

Baca: Lebanon Cegah Pesawat Kargo Turki Mendarat Setelah Terbang dari Israel

Menurut laporan itu, langkah tersebut bertujuan untuk meningkatkan hubungan Ankara dengan Amerika Serikat.

The Times of Israel pada hari Minggu mengatakan bahwa masih belum jelas apakah Israel akan mengembalikan duta besarnya untuk Turki.

Turki menarik duta besarnya untuk Tel Aviv setelah pembunuhan puluhan pengunjuk rasa Palestina oleh pasukan Israel, dan peresmian kedutaan AS di Yerusalem al-Quds pada Mei 2018. Ankara juga mengusir duta besar Israel, Eitan Na’eh, dan menutup konsul di Istanbul.

Baca: Kebohongan Erdogan Terbongkar, Turki-Israel Mesra Dibalik Layar

Hubungan Israel-Turki masih membeku meskipun ada kesepakatan normalisasi 2016. Pada Juni 2016, Israel dan Turki mencapai kesepakatan tentang normalisasi hubungan mereka, enam tahun setelah serangan Israel terhadap armada bantuan Turki menuju ke Gaza yang menewaskan 10 aktivis Turki di laut lepas dan membuat hubungan mereka berputar ke dalam siklus ketegangan pada Mei 2010 .

Ankara awalnya bereaksi dengan amarah. Mereka menangguhkan hubungan militernya dengan Israel dan mengusir utusan Israel dari Ankara pada September 2010 karena penolakan Tel Aviv untuk meminta maaf atas pembunuhan tersebut.

Jika laporan ini benar, maka langkah ini berkebalikan dengan sikap Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang baru-baru ini mengutuk kesepakatan normalisasi Israel dengan negara-negara Teluk Arab di Persia. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: