NewsTicker

Jerusalem Post: Hizbullah Mampu Tembakkan 4000 Rudal Perhari ke Israel

Jerusalem Post: Hizbullah Mampu Tembakkan 4000 Rudal Perhari ke Israel Bendera Hizbullah

Tel Aviv, ARRAHMAHNEWS.COM Kantor berita Jerusalem Post melaporkan kemampuan militer Hizbullah dalam perang di masa depan, dan mengkonfirmasikan bahwa perlawanan Lebanon dapat menembakkan 4.000 proyektil per hari, dibandingkan dengan jumlah roket yang ditembakkan selama perang Juli 2006.

Dalam sebuah artikel yang mengangkat tentara cadangan Israel, kolonel Eli Bar-On menulis bahwa ahli militer Israel menyatakan bahwa “Hizbullah sekarang memiliki beberapa puluh ribu peluru kendali presisi.” Kemampuan ini akan memungkinkan gerakan perlawanan untuk melakukan serangan khusus dalam setiap konflik di masa depan dengan “Israel” dan menargetkan lokasi strategis.

BACA JUGA:

Artikel itu juga memuat “ancaman Sekjen Hizbullah, Hassan Nasrallah, yang akan menggunakan rudal jarak jauhnya untuk menghantam reaktor tenaga nuklir Israel di Dimona. Sementara ancaman tradisional telah menjadi prioritas utama bagi Israel,” katanya, dan menambahkan, “Iran dan Hizbullah juga berpartisipasi dalam upaya untuk membangun amunisi berpemandu presisi.”

Iran berusaha menyelundupkan rudal pemandu presisi ke Lebanon untuk memastikan proyektil Hizbullah mencapai targetnya dan amunisi Hizbullah tidak terbuang sia-sia.

Penulis lebih lanjut mengatakan “Hizbullah dapat menembakkan hingga 4.000 proyektil per hari, dibandingkan dengan kurang dari 4.000 roket yang ditembakkan selama perang 33 hari pada tahun 2006. Kemampuannya untuk meluncurkan tembakan dari permukaan ke darat lebih besar dari kemampuan tentara dunia”.

BACA JUGA:

Eli Bar-On mengatakan “Pada tahun 2006, dengan persenjataan yang jauh lebih lemah, roket Hizbullah menghantam sekolah, rumah sakit, dan situs sipil Israel. Sekitar 300.000 orang Israel mengungsi selama perang. 43 orang dan 12 tentara tewas, ribuan terluka, dan kerusakan besar terjadi pada properti.”

Mengenai persenjataan rudal yang dimiliki Hizbullah, penulis menjelaskan bahwa jumlahnya meningkat menjadi 170.000 roket dan rudal, menurut beberapa perkiraan. Rudal-rudal itu termasuk rudal jarak dekat, menengah dan rudal jarak jauh dengan jangkauan lebih dari 300 km, serta ratusan drone serbu. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: