NewsTicker

Anggota Parlemen Prancis: Paris Tutupi Kejahatan UEA di Yaman

Anggota Parlemen Prancis: Paris Tutupi Kejahatan UEA di Yaman Clémentine Autain

Prancis, ARRAHMAHNEWS.COM Seorang anggota parlemen sayap kiri di Parlemen Prancis mengecam pemerintahan negaranya yang saat berada dibawah Presiden Macron, karena telah menutupi peran mencurigakan kehadiran UEA di Yaman.

Anggota Parlemen (MP) Clémentine Autain mengecam posisi Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian dan Menteri Pertahanan Florence Parly dalam mendukung kehadiran Emirat di fasilitas gas Balhaf di Shabwa.

BACA JUGA:

Autain menuduh kedua menteri itu berbohong tentang ketidaktahuan mereka soal transformasi fasilitas Balhaf oleh UEA menjadi penjara tempat pasukannya melakukan penyiksaan dan mengeksekusi para pembangkang Yaman.

Anggota parlemen Prancis itu mengonfirmasi bahwa fasilitas gas Balhaf seharusnya berada dibawah kontrol parlemen Prancis, karena Prancis membayar 216 juta euro untuk pembangunannya, mengecam sikap diam pemerintah Prancis tentang kejahatan UEA di fasilitas Balhaf tersebut.

Patut dicatat bahwa pasukan Emirat telah memperketat cengkeraman mereka di fasilitas Balhaf sejak pertengahan 2017, dan mengubahnya menjadi pangkalan militer dan pusat penahanan bagi lawan-lawannya.

Dan laporan internasional telah mengkonfirmasi sebelumnya bahwa pasukan Emirat melakukan kejahatan brutal di penjara “Balhaf” terhadap mereka yang menentang kehadiran UEA di Yaman.

BACA JUGA:

Pada November tahun lalu surat kabar LeMonde melaporkan bahwa UEA memiliki 18 penjara rahasia di Yaman, dan pasukan Amerika Serikat menggunakannya untuk melakukan interogasi terhadap para tahanan.

Surat kabar Perancis itu menambahkan, salah satu penjara rahasia UEA ini terletak di instalasi gas milik perusahaan Total, Perancis, di selatan Yaman.

Menurut Le Monde, UEA membuka penjara-penjara rahasia sejak tahun 2017 di sebuah pangkalan militer di ladang gas kota Balhaf, selatan Yaman.

Ladang eksplorasi gas kota Balhaf adalah milik Total yang sejak tahun 2016 dikuasai milisi bersenjata dukungan UEA. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: