NewsTicker

PBB: Pembunuhan Israel atas Anak-anak Palestina Pelanggaran Berat Hukum Internasional

PBB: Pembunuhan Israel atas Anak-anak Palestina Pelanggaran Berat Hukum Internasional Tentara Israel dan Anak Palestina

New York, ARRAHMAHNEWS.COM Pakar HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa mengecam pembunuhan anak-anak Palestina oleh tentara Israel di wilayah pendudukan, menyerukan pertanggungjawaban Tel Aviv dan menyebutnya sebagai pelanggaran berat hukum internasional.

Michael Lynk, pelapor khusus PBB tentang situasi hak asasi manusia di wilayah Palestina yang diduduki sejak 1967, dan Agnès Callamard, pelapor khusus PBB untuk eksekusi di luar hukum, membuat komentar tersebut dalam pernyataan bersama pada hari Kamis (17/12).

BACA JUGA:

Mereka menyerukan penyelidikan yang tidak memihak dan independen atas pembunuhan anak laki-laki Palestina berusia 15 tahun pada unjuk rasa protes yang diadakan di Tepi Barat awal bulan ini.

“Pembunuhan Ali Ayman Abu Aliya oleh militer Israel ” dalam keadaan di mana tidak ada ancaman kematian atau cedera serius bagi Pasukan Keamanan Israel, merupakan pelanggaran berat hukum internasional,” kata para ahli tersebut.

“(Penggunaan) kekuatan mematikan yang disengaja hanya dibenarkan ketika personel keamanan menghadapi ancaman langsung dari kekuatan mematikan atau bahaya serius,” tambah pasangan itu.

Menurut kementerian kesehatan Palestina pada 4 Desember, remaja laki-laki itu “meninggal dunia karena luka-lukanya setelah ditembak dengan peluru tajam di perut” selama bentrokan selama demonstrasi di desa Mughayir utara Ramallah pada hari sebelumnya.

BACA JUGA:

Para ahli PBB mengatakan Abu Aliya adalah anak Palestina keenam yang tinggal di Tepi Barat yang dibunuh pada tahun 2020 oleh pasukan keamanan Israel dengan menggunakan peluru tajam.

Pernyataan bersama itu menambahkan bahwa 1.048 anak Palestina telah terluka oleh pasukan keamanan Israel di seluruh Wilayah Pendudukan Palestina antara 1 November 2019 dan 31 Oktober 2020.

“Anak-anak menikmati hak-hak yang dilindungi secara khusus di bawah hukum internasional,” pernyataan itu menekankan, menambahkan, “Setiap pembunuhan ini menimbulkan keprihatinan yang mendalam tentang kepatuhan Israel pada hak asasi manusia dan kewajiban hukum humaniter.” (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: