NewsTicker

Jenderal Flynn: Gunakan Kekuatan Militer Trump Bisa Paksa Pemilu Ulang

Jenderal Flynn: Gunakan Kekuatan Militer Trump Bisa Paksa Pemilu Ulang Jenderal Michael Flynn

Amerika Serikat, ARRAHMAHNEWS.COM Mantan penasihat Keamanan Nasional AS, Jenderal Michael Flynn, sekali lagi menyebut  bahwa Presiden AS Donald Trump bisa saja menggunakan kekuatan militer untuk memaksa pemilu “Dijalankan kembali” di negara-negara bagian tertentu, meski tindakan seperti itu “Belum pernah terjadi sebelumnya”.

Flynn membuat komentar tersebut selama wawancara dengan Newsmax pada hari Kamis, menekankan bahwa Trump harus menerapkan darurat militer untuk mencegah Presiden terpilih Joe Biden menjabat bulan depan.

BACA JUGA:

“Tidak mungkin di dunia ini kita bisa maju sebagai bangsa. (Trump) bisa saja dengan segera, atas perintahnya, menyita setiap mesin-mesin (Pemungutan suara) ini”, kata mantan asisten presiden itu dengan merujuk pada teori konspirasi bahwa perangkat lunak pemungutan suara telah diretas untuk membalikkan suara Trump kepada Biden.

“Di negara-negara bagian, jika dia mau, dia bisa mengambil kemampuan militer, dan dia bisa menempatkan mereka di negara bagian dan pada dasarnya menjalankan kembali pemilihan di masing-masing negara bagian itu”, tambahnya.

BACA JUGA:

Sebelumnya, Presiden Amerika Donald Trump memberikan grasi kepada Flynn yang dua kali mengaku berbohong soal peran Rusia di Pilpres Amerika 2016. Dalam pengakuannya, Flynn membenarkan bahwa dirinya berbohong ke FBI ketika ditanya apakah ada interaksi antara Amerika dan Rusia begitu Donald Trump dinyatakan menang Pilpres Amerika.

Sejak pengampunannya, Flynn telah muncul di serangkaian aksi unjuk rasa untuk mendukung klaim tak berdasar Trump atas kecurangan pemilihan presiden Amerika Serikat (Pilpres AS). Dalam aksi di depan Mahkamah Agung pekan lalu misalnya, Flynn mendesak para pengunjuk rasa untuk terus berjuang agar hasil pemilu dibatalkan. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: