NewsTicker

Pemerintah Saudi Hapus Konten Anti-Zionisme dari Kurikulum Pendidikan

Riyadh, ARRAHMAHNEWS.COM – Otoritas pendidikan Saudi memerintahkan penghapusan sejumlah besar materi anti-Zionis dan anti-Israel dari kurikulum pendidikan untuk tahun ajaran mendatang, sebagai tanda yang jelas bahwa kerajaan ultra-konservatif sedang mengejar normalisasi penuh dengan Israel.

IMPACT-se, sebuah lembaga penelitian yang berbasis di Yerusalem al-Quds yang menganalisis kurikulum sekolah dan mengulas materi pendidikan, mengatakan dalam sebuah laporan bahwa buku-buku tersebut tidak lagi menyertakan narasi bahwa Muslim dan Yahudi akan berperang satu sama dan kaum Muslim akan membunuh semua orang Yahudi. Kisah itu menjadi dasar bagi banyak sikap anti-Israel di Arab Saudi, dan menjadi kurikulum selama beberapa dekade.

Baca:

Sebuah kiasan klasik yang dimasukkan hingga akhir 2019, menyatakan bahwa orang Yahudi, yang diidentifikasi sebagai “kekuatan Zionis”, menggunakan metode jahat, termasuk uang, wanita, dan obat-obatan untuk mencapai tujuan mereka dan mengendalikan dunia juga telah dijatuhkan.

Selain itu, bab “bahaya Zionis” yang mendelegitimasi hak eksistensi Israel dan menangani plot rezim untuk memperluas wilayahnya dari Sungai Nil ke Efrat juga telah dihapus.

Pejabat Saudi secara bertahap mengubah sikap publik terhadap Israel, dan meletakkan dasar untuk proses untuk normalisasi penuh.

Pada tanggal 23 November, anggota kabinet Benjamin Netanyahu dan partai Likud mengonfirmasi laporan bahwa perdana menteri Israel terbang ke Arab Saudi untuk pertemuan rahasia dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman dan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo.

Sebelumnya pada hari itu, radio publik Kan Israel dan Radio Angkatan Darat mengatakan kepala Mossad Yossi Cohen juga menghadiri pertemuan tersebut.

Pertemuan tersebut menandai pertemuan pertama yang diketahui antara pejabat senior Israel dan Saudi, di tengah upaya Pompeo untuk membujuk rezim Riyadh agar mengikuti tetangganya, Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain, Sudan dan Maroko dalam membangun hubungan diplomatik formal dengan Israel.(ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: