NewsTicker

Tanpa Nasionalisme Tanah Air Akan Hancur

Jakarta, ARRAHMAHNEWS.COM – Anda masih ingat Felix Siauw yang menggelikan dan membuat kita tertawa, terbahak bahak ! bagaimana tidak !” ia mengatakan dengan pongah “Nasionalisme tidak ada dalilnya” ! dia mencoba melawan Mbah Hasyim sebagai tokoh pendiri NU dan bangsa padahal ilmunya jauh seperti pepatah bainassama wal bi’ir.

Di sisi lain Felix Siauw ini yang menjadi idola FPI dan khilafahnya yang dengan cara tidak elegan antipati terhadap penguasa melawan Negara berdemo dengan misi politik yang tak pernah usai.

Baca:

Perlu anda ketahui gerombolan mereka adalah dendengkot anti pancasila, anti Nasionalisme dan pengasong khilafah serta gerombolanya yang ingin menghancurkan kedaulatan negara, sampai disini sudah paham ! Jadi siapa yang kalian ikuti ? Apakah mereka yang menjadi robot kaki tangan radikalis teroris yang grudak gruduk demo di mana mana sampai istana atau para ulama penyelamat bangsa ini ? fikirkan baik-baik!

Cerahkan pikira kalian sadarkan dan bangun nasionalismu sebelum mereka menghancurkan bangsa dan negeri kalian.

Mari kita lihat cara pandang para ulama tentang nasionalisme dan pegang dengan erat serta gigit dengan gigi grahamu agar selamat.

Imam Adz-Dzahabi mengatakan

ﻭﻧﺤﻦ ﻻ ﻧﺠﻔﻮ اﻟﻮﻃﻦ ﻛﻤﺎ ﺟﻔﻮﺗﻪ، ﻭﺣﺐ اﻟﻮﻃﻦ ﻣﻦ اﻹﻳﻤﺎﻥ

“Kami tidak berbuat kasar terhadap negeri ini seperti yang engkau lakukan. Cinta tanah air bagian dari iman” (Tarikh Al-Islam, Al-Hafidz Adz-Dzahabi, 12/486)

Para Ulama kita lebih arif dengan kemarifatanya dan lebih bijak dengan kebijaksanaanya, telah jitu dan menemukan mutiara dasar dan konsep nasionalisme, membangunkan dan mempertahankan negara ini, ikuti mereka karena mereka yang iIkhlas membangun negera dan bangsa ini.

Bukan seperti para penentang NKRI dan menyatakan yang ini yang berteriak indonesia thogut dan kafir walaupun berbaju Ustad dan berpakaian Ulama, sebagian dari muallaf dan motifator yang menjual buku berkedok syariah, adalah komplotan perusak negeri yang kita cintai.

Mereka yang propagandis dan teriak takbir akan meneruskan misi radikalis teroris, ISIS, IM, HTI, MMI, Jasy Islam, Jabhat Nusrah, al-Qaeda dan gerakan eksodan Timur tengah lain dengan memanfaatkan situasi politik bangsa kita saat ini sebagai konspirasi jahat menghacurkan pundi pundi emas kedaulatan ini.

Masihkan kita belum sadar sampai hari ini? bahwa negeri ini akan diacak acak oleh mereka yang sering teriak syariat, kowar kowar khilafah, dengan slogan kaffah, kembali pada sunnah dan al-Quran. Itu semua hanyalah sebuah propaganda murahan berkedok agama atas nama Tuhan, padahal omong kosong. Jangan cuek dengan pesoalan ini jika masih cinta negeri ini, karena kita butuh bekerja dengan tenang dan ibadah dengan nyaman dan itu akan terwujud jika negeri ini aman dan damai.

BacaPenasihat Assad Desak Penarikan Pasukan AS dari Suriah

Mari kita bangun gelegak cinta kepada tanah air seperti ulama pendahulu yang dengan darah dan air mata, menyepakati bangsa dengan kebhinekaan dan menjaga negeri dari permusuhan dan perpecahan dalam perbedaan, itulah bukti bahwa kita telah damai dan semoga sampai hari nanti.

Kita harus paham bahwa kelompok-kelompok di atas bukan pendamai tapi pembenci bukan pembuat makmur tapi penghancur negeri ini. (ARN)

Penulis: A Faiz.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: