NewsTicker

Trump Akan Berikan Kekebalan Hukum kepada MbS Terkait Kasus Al-Jabri

Trump Akan Berikan Kekebalan Hukum kepada MbS Terkait Kasus Al-Jabri Bin Salman, Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi

Amerika, ARRAHMAHNEWS.COM – Washington Post dalam laporannya menulis pemerintahan Donald Trump sedang mempelajari permintaan untuk memberikan kekebalan kepada Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman dari tuntutan dalam kasus yang diajukan oleh Saad Al-Jabri.

Washington Post mengutip sumber informasi yang meminta anonimitas, dan sebuah dokumen yang ditinjau, bahwa Departemen Luar Negeri AS mengirim penyelidikan kepada pengacara mantan pejabat keamanan Saudi, Saad al-Jabri, meminta penilaian hukumnya tentang apakah mereka harus menyetujui permintaan Arab Saudi untuk memberikan kekebalan kepada putra mahkota Saudi sehubungan dengan gugatan yang diajukan oleh Al-Jabri di pengadilan Amerika.

BACA JUGA:

Pengacara al-Jabri dijadwalkan akan menanggapi pertanyaan Departemen Luar Negeri setelah Malam Tahun Baru dan meminta rekomendasi untuk tidak memberikan kekebalan, menurut Washington Post.

Laporan mengatakan bahwa Departemen Luar Negeri AS dijadwalkan untuk mengeluarkan rekomendasinya setelah berkonsultasi dengan pihak lain, dan akan menyerahkannya kepada Kementerian Kehakiman, yang permintaannya akan mengikat di Pengadilan Federal.

Trump Akan Berikan Kekebalan Hukum kepada MbS Terkait Kasus Al-Jabri

Bin Salman, Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi

Rekomendasi Departemen Luar Negeri AS akan mengarah pada penghapusan Mohammed bin Salman dari daftar terdakwa dalam kasus lain yang diajukan terhadapnya di Amerika Serikat, terutama kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi dan kasus pembajakan data dengan tujuan “mendiskreditkan” jurnalis Ghada Owais yang bekerja untuk Al-Jazeera.

BACA JUGA:

Surat kabar tersebut mengutip Khaled al-Jabri, putra mantan pejabat keamanan, yang mengatakan bahwa, “Jika disetujui, Amerika Serikat akan memberikan kekebalan kepada Mohammed bin Salman atas tindakannya yang telah membunuh Jamal Khashoggi dan gagal membunuh ayah saya”.

Surat kabar tersebut mengindikasikan bahwa mendapatkan kekebalan akan lebih sulit jika Presiden terpilih Joe Biden berkuasa, karena Biden sebelumnya berjanji akan meninjau hubungan dengan Arab Saudi setelah pembunuhan Khashoggi dan mengakhiri dukungan AS atas operasi militer yang dipimpin Saudi di Yaman. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: