NewsTicker

PBB Gelar Pertemuan Tertutup Bahas Sahara Barat

PBB Gelar Pertemuan Tertutup Bahas Sahara Barat Perbatasan Sahara Barat

New York, ARRAHMAHNEWS.COM – Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) menggelar pertemuan tertutup tentang Sahara Barat setelah pengakuan Presiden AS Donald Trump terhadap “kedaulatan” Maroko atas wilayah yang disengketakan sebagai bagian dari kesepakatan normalisasi antara Rabat dan rezim Israel.

Pertemuan dewan itu telah diminta oleh Jerman dan dilakukan secara tertutup pada hari Senin (21/12).

BACA JUGA:

“Tidak ada perubahan operasional yang besar dari pihak kami,” kata juru bicara PBB Stephane Dujarric di hadapan Asisten Sekretaris Jenderal PBB untuk Afrika, Bintou Keita dan kepala misi penjaga perdamaian PBB di Sahara Barat Colin Stewart, dalam pertemuan tersebut.

“Posisi kami pada pengumuman mengenai Sahara Barat tidak berubah dan … kami terus percaya bahwa solusi dapat ditemukan melalui dialog berdasarkan resolusi Dewan Keamanan yang relevan,” tambahnya.

 

Awal bulan ini, Trump, yang akan meninggalkan jabatannya pada 20 Januari, setuju untuk mengakui “kedaulatan” Maroko atas Sahara Barat, meninggalkan kebijakan lama AS di wilayah tersebut.

BACA JUGA:

Maroko setuju untuk bergabung dengan daftar negara-negara Arab yang telah menormalisasi hubungan dengan Israel.

Maroko menjadi negara Arab keempat – setelah Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, dan Sudan – yang menormalkan hubungan dengan rezim Israel sejak Agustus. Kesepakatan normalisasi ini telah dikecam oleh semua faksi Palestina sebagai pengkhianatan terhadap perjuangan mereka. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: