NewsTicker

AS Rencanakan Misi Militer, Iran Keluarkan Peringatan Keras ke Trump

IranARRAHMAHNEWS.COM – Setelah militer Amerika Serikat mengumumkan kesiapannya untuk menjalankan misi militer, Iran mengeluarkan pernyataan tegas dan memperingatkan Presiden AS Donald Trump.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh membenarkan bahwa Teheran menganggap pemerintah AS bertanggung jawab atas akibat dan konsekuensi dari setiap langkah bodoh yang mungkin diambil saat ini, menurut kantor berita Iran “Fars”.

AS Rencanakan Misi Militer, Iran Keluarkan Peringatan Keras ke Trump

Militer Iran

Presiden AS Donald Trump menuduh Iran berada di balik serangan roket ke kedutaan AS di Baghdad beberapa hari lalu.

BACA JUGA:

Militer AS pada hari Rabu, juga membagikan yang memperlihatkan latihan yang dilakukan oleh Angkatan Laut AS, yang menunjukkan bahwa itu adalah persiapan untuk operasi yang akan datang.

Khatibzadeh pada hari Kamis, mengatakan bahwa “pernyataan dan tuduhan yang berulang, tidak berdasar dan dibuat-buat dapat dikatagorikan sebagai tuduhan kosong yang biasa dilakukan White House, dengan tujuan untuk menutupi kondisi yang sangat sulit yang dihadapi Trump.”

“Seperti yang kami katakan sebelumnya, tanggapan Iran terhadap terorisme Amerika adalah pasti pada tingkat setimpal. Oleh karena itu, lebih baik bagi Amerika untuk menggunakan skenario yang lebih dapat diterima untuk membenarkan hasutannya,” ujarnya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran juga menasihati Presiden AS Donald Trump, agar “menghindar dari memicu ketegangan dan petualangan berbahaya di hari-hari terakhirnya di Gedung Putih.”

“Republik Islam Iran menganggap pemerintah Amerika bertanggung jawab atas akibat dan konsekuensi dari setiap tindakan bodoh,” tambahnya.

Komandan pasukan AS di Timur Tengah, Jenderal Frank MacKenzie, mengumumkan bahwa negaranya “siap menanggapi” jika Iran menyerangnya pada peringatan pertama pembunuhan komandan Pasukan Quds, Jenderal Qassem Soleimani.

BACA JUGA:

“Kami siap untuk membela diri kami dan sekutu kami di kawasan, dan kami siap menanggapi jika perlu,” kata McKinsey kepada wartawan.

“Saya pikir kami berada dalam posisi yang sangat baik dan kami akan siap, apa pun yang diputuskan oleh Iran dan sekutu mereka,” tambahnya.

Ini adalah indikasi bahwa para pejabat Amerika khawatir Iran akan membalas kematian Qassem Soleimani, yang dibunuh dalam serangan yang diluncurkan oleh pesawat tak berawak Amerika di dekat Bandara Baghdad pada 3 Januari 2020. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: