NewsTicker

Inilah Cara Diplomasi Erdogan “Bermesraan” dengan Israel

Erdogan

Turki, ARRAHMAHNEWS.COM Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa Ankara siap untuk berbicara dan bekerjasama dengan setiap negara, sehari setelah ia mengatakan bahwa negaranya menginginkan hubungan yang lebih baik dengan Israel.

“Turki siap untuk berbicara, menyetujui dan bekerjasama dengan setiap negara dengan syarat menghormati kedaulatan, hak, hukum dan potensinya,” kata Erdogan pada hari Sabtu (26/12), menurut kantor berita resmi Turki Anadolu.

BACA JUGA:

Ia mengatakan bahwa Turki tidak memiliki masalah yang tidak dapat diselesaikan baik dengan AS, Eropa, Rusia, China, atau negara regional lainnya.

Erdogan

Seperti yang dijanjikan, saya berharap 2021 akan menjadi tahun reformasi demokrasi dan ekonomi,” kata presiden Turki itu.

Pada hari Jumat, Erdogan mengatakan jika tidak ada masalah di tingkat atas di Israel, hubungan Turki-Israel bisa sangat berbeda.

“Kami ingin membawa hubungan kami ke titik yang lebih baik,” tegasnya.

Al-Monitor melaporkan awal bulan ini bahwa setelah dua tahun, Turki kini telah memilih duta besar baru untuk dikirim ke Israel, guna meningkatkan hubungan Ankara dengan Washington.

BACA JUGA:

Turki awalnya memutuskan hubungan dengan Israel pada tahun 2010 setelah 10 aktivis Turki pro-Palestina dibunuh oleh pasukan komando rezim Israel dalam serangan terhadap armada bantuan Turki yang menuju ke Gaza.

Israel dan Turki mencapai kesepakatan untuk menormalkan hubungan mereka pada Juni 2016, tetapi hubungan Israel-Turki tetap membeku setelah itu.

Pada Mei 2018, Turki menarik duta besarnya untuk Israel dan mengusir duta besar rezim Israel atas pembunuhan puluhan pengunjuk rasa Palestina oleh pasukan Israel dan peresmian kedutaan besar AS di Yerusalem al-Quds pada Mei 2018. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: