NewsTicker

MbZ Ingin Jadikan Dubai Sebagai Ibukota Surga Prostitusi dan Cuci Uang di Dunia

MbZ Ingin Jadikan Dubai Sebagai Ibukota Surga Prostitusi dan Cuci Uang di Dunia Mohammed Bin Zayed

Dubai, ARRAHMAHNEWS.COM Tampaknya Putra Mahkota Abu Dhabi, Mohammed bin Zayed (MbZ) – penguasa de facto UEA – tidak puas dengan menjadikan UEA sebagai ibukota seks dan prostitusi di dunia. Sebuah laporan media Inggris mengungkapkan informasi terperinci tentang transformasi UEA menjadi pusat pertemuan bagi para penjahat, korup dan pencucian uang di seluruh dunia.

Dalam konteks ini, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan Inggris baru-baru ini mengklasifikasikan UEA yang dipimpin oleh Mohammed bin Zayed sebagai yurisdiksi yang rentan terhadap pencucian uang oleh jaringan kriminal internasional.

BACA JUGA:

Laporan itu juga menekankan adanya celah yang mengubah negara Teluk menjadi surga bagi organisasi kriminal yang dengan nyaman menjalankan aktivitasnya.

Pihak berwenang mengkritik kemudahan di mana emas dan uang tunai dapat ditransfer ke seluruh negeri, transaksi keuangan yang mencurigakan, dan laporan terbaru tentang pencucian uang dan terorisme yang menekankan perlunya menyoroti, meneliti, dan menyelidiki transaksi keuangan yang mencurigakan di UEA.

MbZ Ingin Jadikan Dubai Sebagai Ibukota Surga Prostitusi dan Cuci Uang di Dunia

Mohammed Bin Zayed

Laporan yang diserahkan ke Parlemen sesuai dengan Pasal 16 Undang-Undang Pencucian Uang, Pendanaan Terorisme dan Pengiriman Uang, mengungkapkan bahwa UEA telah diklasifikasikan sebagai lokasi yang menarik bagi siapa saja yang ingin mencuci hasil kejahatan dari luar negeri, dan menekankan bahwa sejumlah warga negara asing yang tinggal atau bertransaksi di UEA menggunakan sistem tersebut untuk melarikan diri dari Pemantauan dan tindak lanjut internasional.

BACA JUGA:

Dokumen Inggris, yang ditandatangani oleh James Brokenshire, Sekretaris Keamanan di Inggris, dan John Glenn, Sekretaris Ekonomi, menunjukkan bahwa UEA baru-baru ini sedang dievaluasi oleh Satuan Financial Action Group.

Menurut Al-Quds Al-Arabi, yang memperoleh salinan dokumen tersebut, mengungkap misteri dunia kriminalitas dan pencucian uang di Abu Dhabi dan Dubai, serta transformasi negara itu menjadi “surga transaksi yang mencurigakan”.

Laporan tersebut, yang datanya dianalisis oleh “Al-Quds Al-Arabi”, menekankan bahwa pemeriksaan tersebut mengungkapkan kekurangan yang ada di UEA, di mana transaksi keuangan yang mencurigakan masih sering terjadi. (ARN)

Sumber: WatanSerb

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: