NewsTicker

Kenapa UEA Jadi Pusat Penyelundupan “Emas Berdarah”?

UEA Surga Emas Selundupan di Dunia

Dubai, ARRAHMAHNEWS.COM – Tidak ada tambang emas di bawah pasir Dubai, juga tidak ada penambang dan anak-anak yang bekerja keras untuk mendapatkan logam mulia. Tapi ada pasar emas Dubai, yang bersaing dengan transaksi terbesar di dunia. Dan kini UEA berusaha mengukuhkan posisinya sebagai pusat utama perdagangan emas di dunia.

Laporan ini, yang ditulis oleh Middle East Eye memaparkan laporan panjang tentang perdagangan emas di UEA. Laporan itu menunjukkan bahwa Abu Dhabi saat ini diminta untuk “membersihkan” riwayat transaksinya setelah banyak laporan yang mengkonfirmasi keterlibatannya dalam kesepakatan kotor dalam perdagangan emas.

BACA JUGA:

Middle East Eye percaya bahwa untuk mempertahankan perdagangan yang menguntungkan ini, UEA terpaksa memberikan perlindungan pada sektor ini. Terutama setelah Financial Action Task Force (FATF) satuan tugas keuangan untuk memerangi pencucian uang dan pendanaan terorisme membuktikan keterlibatan Emirat dalam transaksi kotor, dan menyatakan “pengawasan yang tidak memadai” pada sektor tersebut dalam sebuah laporan yang diterbitkan pada April lalu.”

Sebuah laporan yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri dan Keuangan Inggris pada awal Desember menyatakan bahwa UEA adalah “wilayah yurisdiksi yang rentan terhadap pencucian uang oleh jaringan kriminal karena kemudahan untuk mentransfer emas dan uang ke negara tersebut”.

Sebuah organisasi non-pemerintah (The Sentry) yang mengkhususkan diri dalam melacak uang kotor yang terkait dengan penjahat perang di Afrika, mengeluarkan laporan pada November lalu tentang “kontroversi emas” di Dubai.

BACA JUGA:

Disimpulkan bahwa 95% emas yang secara resmi diekspor dari Afrika Tengah dan Timur, kebanyakan diambil dari Sudan, Sudan Selatan, Afrika Tengah dan Republik Demokratik Kongo, hingga berakhir di Uni Emirat Arab.

“Banyak emas di zona konflik diselundupkan ke negara tetangga, kemudian diekspor ke Dubai,” kata Sasha Lesnev, wakil direktur kebijakan di organisasi tersebut.

Ini semacam berlian darah, ada kesibukan untuk mengekstraksi emas di banyak tempat. Ini berarti lebih banyak anak-anak dipekerjakan di tambang dan lebih banyak korupsi serta keterlibatan kelompok kriminal … Emas sangat kecil dan berharga, sehingga mudah untuk diselundupkan”.

UEA Surga Emas Selundupan di Dunia

Dalam beberapa tahun terakhir, UEA (Dubai pada khususnya) telah mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pasar terbesar dan paling cepat berkembang untuk logam mulia ini. Impornya naik 58% setiap tahun menjadi lebih dari 27 miliar dolar pada 2018, menurut data yang dikeluarkan oleh Observatory for Economic Complexity, yang berspesialisasi dalam perdagangan internasional.

Tanpa ada emas lokal yang diperdagangkan – tidak seperti Arab Saudi – UEA bergantung pada impor emas dari negara manapun. Baik itu sah atau melalui penyelundupan dari daerah konflik tanpa bertanya apapun, atau melalui jaringan mafia internasional.

Emas menjadi sangat penting bagi ekonomi Dubai sehingga dianggap sebagai elemen perdagangan luar negeri paling berharga di UEA, setelah perdagangan ponsel pintar, perhiasan, produk minyak bumi, dan berlian, menurut statistik resmi dari administrasi bea cukai.

Emas berada di garis depan ekspor negara setelah minyak, karena nilai ekspornya pada tahun 2019, misalnya, mencapai 17,7 miliar dolar, dan kepentingannya meningkat seiring dengan penurunan cadangan minyak, dan upaya UEA untuk mendiversifikasi ekonominya. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: