NewsTicker

Iran Akan Balas Pembunuhan Soleimani Pasca Pelantikan Biden

Iran Akan Balas Pembunuhan Soleimani Pasca Pelantikan Biden Logo Mossad

Israel, ARRAHMAHNEWS.COM Pembunuhan tahun lalu terhadap Jenderal Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Qassem Soleimani dalam serangan pesawat tak berawak AS memperburuk hubungan yang sudah tegang antara Iran dan Amerika, memicu spekulasi kemungkinan balas dendam oleh Tehran pada peringatan pertama kematiannya, 3 Januari 2021.

Sebuah laporan oleh The Jerusalem Post yang mengutip pernyataan dua mantan kepala Mossad dan mantan kepala dewan keamanan nasional telah mengklaim bahwa Iran tidak mungkin mengambil tindakan balas dendam apapun sampai pelantikan Presiden Terpilih AS Joe Biden.

BACA JUGA:

Mantan direktur Mossad Shabtai Shavit mencatat bahwa pembunuhan ilmuwan nuklir terkemuka Tehran, Mohsen Fakrhizadeh, pada November lalu adalah “pukulan ganda terhadap aktivitas militer Iran di Timur Tengah.

Meski mengatakan bahwa komandan Pasukan Quds saat ini, Esmail Ghaani, tidak pada level yang sama dengan pendahulunya, Shavit mengakui bahwa kesabaran Iran tidak pernah berakhir, dan negara itu akan membalas pada saat yang tepat.

Iran Akan Balas Pembunuhan Soleimani Pasca Pelantikan Biden

Logo Mossad

“Kami harus menganggapnya serius, bahwa mereka akan membalas. Mereka akan menunggu kesempatan untuk menyerang target berkualitas tinggi,” katanya.

Mantan direktur Mossad Danny Yatom, pada gilirannya, menyarankan Pasukan Quds belum pulih dari kematian Soleimani dan meragukan bahwa mereka akan pernah melupakannya.

BACA JUGA:

Mantan Kepala Dewan Keamanan Nasional dan Mayjen Giora Eiland berasumsi bahwa tindakan apa pun oleh Teheran hanya akan terjadi setelah Biden menjabat.

“Mereka tidak akan lupa untuk membalas. Mungkin waktunya bukan ketika mereka dalam negosiasi dengan Amerika… Mereka akan menjadi bodoh untuk melakukan serangan [selama negosiasi] hanya karena mereka memiliki kesempatan. Tetapi mereka adalah orang yang sangat lihai , Anda tidak bisa meremehkan mereka “, katanya.

Juru Bicara IRGC Jenderal Ramezan Sharif sebelumnya menggarisbawahi bahwa Iran-lah yang akan menentukan waktu dan tempat balas dendam atas pembunuhan Soleimani.

“Balas dendam ini harus berdampak paling besar pada musuh dan mendapat dukungan paling banyak dari dunia Islam”, tandasnya seperti dikutip Mehr News. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: