NewsTicker

Australia, Meksiko Tawarkan Perlindungan ke Assange Pasca Pengadilan Inggris Tolak Ekstradisi

Australia, ARRAHMAHNEWS.COM – Hanya sehari setelah pengadilan Inggris menolak permintaan AS untuk mengekstradisi pendiri WikiLeaks Julian Assange, aktivis tersebut telah menerima janji dukungan dari dua negara, dengan perdana menteri Australia menyatakan bahwa Assange akan diterima kembali ke negaranya dan presiden Meksiko menawarkan untuk mengabulkan permintaan suaka politiknya.

“Yah, sistem peradilan sedang berjalan dan kami bukan bagian dari itu; maka seperti warga Australia lainnya, mereka ditawari dukungan konsuler dan jika, Anda tahu, banding tersebut gagal, jelas dia akan dapat kembali ke Australia seperti warga Australia lainnya, “kata Perdana Menteri Australia Scott Morrison pada hari Selasa (05/01) dalam sebuah wawancara dengan stasiun radio lokal 2GB.

“Jadi, ya, ini hanya proses langsung dari sistem hukum di Inggris yang sedang berjalan,” tambah Morrison.

Baca; Hakim Inggris Putuskan Pendiri WikiLeaks ‘Julian Assange’ Tak Bisa Diekstradisi ke AS

Perkembangan itu terjadi setelah seorang hakim Inggris pada hari Senin memblokir permintaan ekstradisi oleh AS, yang memburu Assange dan akan mengajukan tuntutan pidana terhadap pendiri WikiLeaks itu karena merilis banyak dokumen diplomatik dan militer rahasia yang mengungkap sejauh mana Washington mengabaikan hak asasi manusia, hukum internasional, dan kedaulatan dari negara lain.

Presiden Meksiko menawarkan suaka kepada Assange

Sementara itu, Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador menawarkan suaka politik ke Assange pada hari Senin, sebuah langkah yang pasti akan membuat marah Washington, sekutu sekaligus tetangganya.

Menyambut baik keputusan hakim Inggris yang menolak permintaan ekstradisi Amerika, Lopez Obrador mengatakan bahwa ia ingin menteri luar negerinya meminta Inggris apakah bisa membebaskan Assange sehingga Meksiko bisa menawarkan suaka kepadanya.

“Assange adalah jurnalis dan pantas mendapat kesempatan,” tegasnya. Kami akan memberinya perlindungan.

Baca: Penyiksaan Luar Biasa Dialami Assange Selama Sidang Ekstradisi

Presiden Meksiko itu telah meminta Inggris Januari lalu untuk membebaskan Assange, menggambarkan kondisi penahanannya sebagai “penyiksaan” dan bersikeras bahwa dokumen WikiLeaks telah berjasa dengan menunjukkan cara kerja para “otoriter” dunia.

“Tawaran suaka ke Assange mengirimkan pesan bahwa Meksiko akan mengejar kebijakan luar negeri independen di bawah pemerintahan AS berikutnya,” kata seorang pejabat Meksiko sebagaimana dikutip Reuters. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: