NewsTicker

Utusan PBB Prihatin terhadap Pelanggaran Saudi atas Perjanjian Hodeidah

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM – Utusan PBB untuk Yaman Martin Griffiths mengungkapkan keprihatinannya tentang laporan pelanggaran gencatan senjata baru-baru ini di Hodeidah oleh agresi AS-Saudi dan tentara bayaran mereka, yang menyebabkan hilangnya banyak nyawa warga sipil, termasuk anak-anak.

“Semua pihak harus mematuhi gencatan senjata di Hodeidah dan melindungi warga sipil di bawah hukum internasional,” kata Griffiths dalam sebuah pernyataan yang dikutip Al-Masirah, Selasa (05/01). Ia juga mengutuk semua penargetan warga sipil dan fasilitas sipil.

Pernyataan Griffiths muncul setelah pernyataan kepala Misi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mendukung Perjanjian Hodeidah, di mana ia menyatakan “keprihatinan yang mendalam tentang laporan bahwa banyak warga sipil terbunuh dan terluka akibat pemboman distrik Al-Hawk di Hodeidah terakhir malam. Selain laporan sejumlah besar wanita telah mejadi korban, anak-anak juga menjadi korban dalam serangan tersebut.

Baca: Blokade dan Agresi Saudi Sebabkan Anak-anak Yaman Menderita

Jumat lalu, pasukan agresi melakukan kejahatan terhadap warga sipil di Hodeidah. Setidaknya sepuluh warga sipil telah terbunuh dan terluka ketika tentara bayaran Saudi meluncurkan peluru artileri pada upacara pernikahan di distrik Al-Hawk. (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: