NewsTicker

Irak Kecam Sanksi AS Kepada Ketua Hashd Al-Shaabi

Irak Kecam Sanksi AS Kepada Ketua Hashd Al-Shaabi Kantor Kemenlu Irak di Baghdad

Irak, ARRAHMAHNEWS.COM Kementerian Luar Negeri Irak mengecam sanksi Washington yang “Tidak dapat diterima” terhadap Ketua Unit Mobilisasi Populer (PMU) atau lebih dikenal dengan Hashd Al-Shaabi, Falih al-Fayyadh, sehari setelah AS mengambil tindakan bermusuhan terhadap pasukan anti-teror tersebut.

Pada hari Jumat, Departemen Keuangan Amerika Serikat memberi sanksi kepada Fayyadh yang berusia 64 tahun, menuduhnya melakukan pelanggaran hak asasi manusia yang serius selama demonstrasi anti-pemerintah di negara Arab itu pada akhir 2019.

BACA JUGA:

Dalam laporan IRNA pada Sabtu (09/01), Kementerian Luar Negeri Irak menyatakan keterkejutannya menanggapi langkah tersebut, menggambarkannya sebagai keputusan yang “Tak terduga dan tidak dapat diterima”.

Irak Kecam Sanksi AS Kepada Ketua Hashd Al-Shaabi

Kantor Kemenlu Irak di Baghdad

Kementerian mengatakan akan dengan hati-hati menyikapi semua keputusan yang dibuat oleh Departemen Keuangan AS terhadap tokoh-tokoh Irak disisa masa jabatan pemerintahan AS saat ini maupun oleh pemerintahan yang akan datang dan akan berusaha untuk mengatasi konsekuensinya.

BACA JUGA:

Pejuang PMU, yang lebih dikenal di Irak sebagai Hashd Al-Shaabi, telah membantu Angkatan Darat Irak mendapatkan kembali kendali atas wilayah-wilayah yang dikuasai teroris ISIS, yang direbut oleh kelompok teroris itu sejak melancarkan serangan pada Juni 2014 (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: