Dekat dengan Erdogan, Harun Yahya Pemimpin Sekte Seks Apokaliptik Dihukum Penjara 1.075 Tahun

Turki, ARRAHMAHNEWS.COM Pemimpin sekte seks apokaliptik yang kerap dikelilingi banyak wanita seksi, dihukum 1.075 tahun penjara

Adnan Oktar alias Harun Yahya, yang kerap berkhotbah jika evolusi adalah tipuan dan akhir dunia sudah dekat, telah dinyatakan bersalah atas daftar panjang kejahatan termasuk penculikan, penipuan dan pelecehan seksual.

BACA JUGA:

Pemimpin sekte Islam garis keras yang terus-menerus dikelilingi oleh gadis-gadis ini akhinya harus meringkuk di penjara usai persidangan yang panjang dan kontroversial.

Diketahui, Adnan Oktar, yang juga dikenal dengan nama Adnan Hoca alias Harun Yahya, ditangkap atas tuduhan penculikan, pelecehan seksual, dan penipuan pada Juli 2018, bersama dengan sekitar 160 anggota kultusnya.

Des 2, 2021
Harun Yahya Ditangkap Polisi Turki

Pada 2010, Harun Yahya dinobatkan sebagai salah satu dari 50 Muslim paling berpengaruh di dunia. Namun saat itu banyak ulama Muslim tradisional telah menyatakan keprihatinannya tentang gayanya yang kerap menyajikan teori-teori aneh.

Dikutip Daily Star, Harun Yahya memiliki stasiun TV di negara asalnya Turki, dan secara teratur menyiarkan peringatan jika hari kiamat akan segera datang.

Stasiun TV-nya ini penuh dengan para model wanita yang mengenakan riasan eksotis, wig, dan gaun Versace.

Dia menyebut tim asistennya yang glamor sebagai “Harem” atau “Kittens”. Harun Yahya juga diketahui memiliki hubungan dekat dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

BACA JUGA:

Keduanya dilaporkan memiliki hubungan yang sangat bersahabat. Harun Yahya menggambarkan Erdogan sebagai “pria Anatolia yang tak bernoda” yang pantas untuk memerintah Turki sampai akhir zaman.

Salah satu aspek pemujaan aneh Harun Yahya yang telah menjadi fokus khusus dari  pengadilan adalah keuangannya.

Pria berusia 64 tahun itu bisa membuat film dokumenter berbiaya besar seperti “The Collapse of Darwinism in Europe” dan “Crystal Skull; work of aliens?”.

Dia juga bisa menjalankan stasiun TV, lalu menerbitkan buku dan pamflet yang tak terhitung banyaknya tentang visi apokaliptiknya.

Sebelumnya, dia sempat beberapa kali ditangkap. Yang pertama pada awal 1980-an ketika dia menjalani hukuman 19 bulan karena dianggap membuat propaganda dengan tujuan melemahkan atau menghancurkan sentimen nasional. Saat itu, dia menghabiskan sebagian waktunya di rumah sakit jiwa.

BACA JUGA:

Namun sejak titik terendah itu, kekayaan Harun Yahya telah berkembang pesat. Dia memiliki perkebunan tepi pantai dengan 13 kamar tidur di Silviri. Termasuk ebun binatang pribadinya, lengkap dengan unta, kuda, dan dua danau buatan.

Orang-orang yang sempat mengikuti alirannya dan memutuskan keluar, mengatakan Harun Yahya mengendalikan pengikutnya dengan “tangan besi”. Dia bahkan memberi tahu mereka operasi plastik seperti apa yang harus dilakukan.

“Setiap orang harus sama. Gaya rambut, sepatu, jaket. Itu pasti merek yang paling mahal, seperti Versace dan Gucci,” terang salah satu mantan pengikutnya. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: